thumbnail Halo,

Ofisial dan manajemen Persipura tidak mau tahu siapa pun yang di sentelban harus naik ke tribun penonton.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    

Laga Arema Indonesia melawan Persipura Jayapura dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) sempat tertunda selama hampir 30 menit.

Penyebabnya, Persipura menganggap panitia pelaksana (panpel) pertandingan lalai dan mengingkari kesepakatan yang sudah dibuat oleh pertemuan antarofisial tim sebelum laga dilakukan.

"Sebelumnya, saya mewakili manajemen Persipura meminta maaf kepada semuanya jika ada insiden tertundanya pertandingan. Namun, upaya itu adalah jalan yang kami tempuh untuk menyelamatkan pertandingan dari pengingkaran yang dilakukan atas kesepakatan yang terjadi saat manajer meeting," kata Jacksen usai pertandingan.

Menurut Jacksen, dirinya tidak pernah melakukan ingin mogok main. Namun, hanya meminta dua hal. Yang pertama adalah boneka singa yang ada di pinggir lapangan disingkirkan, yang kedua, tidak ada penonton yang meluber hingga sentelban.

"Kami bicara begitu karena memang sesuai manual liga. Meski saya diberi tahu itu adalah penonton kami. Namun kesepatan tidak boleh dilanggar begitu saja, baik penonton kami ataupun Aremania, semuanya kalau atas nama penonton harus berada di tribun," urai Jacksen.

Memang benar, penonton yang meluber hingga sentelban adalah suporter Persipura yang memaksakan masuk ke dalam stadion. Kapasitas stadion yang hanya 33.000 ribu sudah dipenuhi oleh Aremania. Dan panpel memberikan kesempatan bagi fans lawan untuk menonton meski tidak bertiket karena takut akan kejadian yang tidak diinginkan.

"Alasan itu tidak bisa kami terima, kami mau bayar berapa pun buat tiket untuk penonton kami. Namun panpel tidak memberikan. Dan sekarang mereka membukakan pintu stadion buat penonton yang tidak bertiket," urai mantan pemain Petrokimia Putra dan Persebaya ini.

Lebih lanjut Jacksen mengatakan, pihak Persipura akhirnya bisa menerima keputusan panpel karena ada jaminan dari pihak keamanan. Pihak panpel sudah minta maaf secara terbuka dan disiarkan oleh televisi.

"Saya hanya ingin mematuhi rule," tutup Jacksen. (gk-48)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.



Terkait