thumbnail Halo,

Komding tidak akan memanggil Romaropen untuk dimintai keterangan, karena bukti-bukti yang diperoleh dianggap sudah cukup.


OLEH    DONNY AFRONI


Komisi banding (Komding) PSSI memilih bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan terhadap banding Pieter Romaropen atas sanksi seumur hidup menyusul aksi pemukulan terhadap wasit.

Romaropen memukul wasit Muhaimin ketika Persiwa Wamena berhadapan dengan Pelita Bandung Raya pada April lalu. Romaropen tidak menerima keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti. Akibat pemukulan itu, Romaropen diganjar sanksi komisi disiplin (Komdis) berupa larangan aktif di sepakbola seumur hidup.

Sidang Komding untuk membahas masalah ini baru akan dilakukan akhir pekan ini. Ketua Komding Muhammad Muhdar menyatakan, mereka tidak akan mengundang Romaropen dalam sidang nanti.

“Kami telah mempelajari dan menelaah materi banding yang diajukan Romaropen dan manajemen Persiwa. Yang jelas kasus ini cukup berat, dan sangat mencederai sepakbola. Saya minta kepada seluruh anggota Komding bisa mengambil keputusan dengan hati-hati,” tutur Muhdar.

“Kami tidak akan mengundang Pieter Romaropen, karena sudah punya bukti-bukti, dan fakta-faktanya akan ditelusuri lewat hasil investigasi dari Komdis.”

“Bukti-bukti yang saat ini sudah dipegang diantaranya rekaman video saat kejadian berlangsung, laporan dari pengawas pertandingan, serta kesaksian beberapa pihak yang mengetahui kasus itu.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait