thumbnail Halo,

Tim Badai Pegunungan membutuhkan tenaga Pieter Romaropen untuk mengayomi pemain muda.


OLEH    DONNY AFRONI


Manajemen Persiwa Wamena hari ini secara resmi mengajukan banding ke PSSI terhadap sanksi seumur hidup yang diberikan komisi disiplin (Komdis) kepada Pieter Romaropen.

Manajer Persiwa Agus Santoso mengatakan, tim Badai Pegunungan merasa keberatan dengan sanksi yang diterima Pieter. Menurut Agus, sanksi itu tidak memberi pembelajaran, melainkan mematikan karir pemain.

Surat banding itu diserahkan manajemen Persiwa ke bagian sekretariat PSSI di kawasan Stadion Utam Gelora Bung Karno Jakarta, karena tidak adanya personil komisi banding (Komding) di PSSI.

“Saya hari ini membawa surat banding terhadap putusan Komdis yang menghukum Pieter seumur hidup. Tapi karena tidak ada anggota Komding, surat kami titipkan ke bidang sekretariat PSSI agar segera diproses,” ujar Agus.

“Kami keberatan dengan putusan Komdis. Hukuman seumur hidup sangat berat. Itu sama saja mematikan karir dia di sepakbola. Seharusnya Komdis bisa bersikap bijak, dengan memanggil yang bersangkutan, dan memberikan penjelasan.”

“Kami berharap supaya permohonan banding ini segera diproses. Persiwa membutuhkan dia, karena bisa mengayomi pemain-pemain muda. Kami berjuang mati-matian agar bisa meloloskan dia dari sanksi Komdis.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait