thumbnail Halo,

PSMS Divisi Utama LPIS berhasil mengalahkan Persika 2-1.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    

Torehan sempurna dicatat skuat PSMS Medan Divisi Utama LPIS dalam dua laga kandang mereka. Setelah sukses membekap Persipasi, giliran Persika Karawang yang dikalahkan 2-1 di Stadion Teladan, Minggu (5/5) sore. Kali ini, kemenangan Ayam Kinantan, julukan PSMS, diperoleh dengan dramatis di menit injury time.  Gol awal PSMS dicetak Saktiawan Sinaga pada menit ke-20 dan gol indah penentu lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti oleh Donny Fernando Siregar pada menit injury time. Sedangkan, Gol Persika juga dicetak pada injury time oleh Abdul Fikri.

Pelatih kepala PSMS LPIS Edy Syahputra mengaku salut meliat kinerja skuatnya di lapangan.

"Ini berkat kerja keras pemain," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia.

Edy mengatakan, dalam pertandingan ini, timnya sempat lengah di 15 menit menuju pertandingan akhir, sehingga terjadi gol balasan tim tamu. Beruntung ada gol Donny Siregar.

“Luar bisa gol Donny dan mampu membawa tim meraih kemenangan. Biasanya untuk bola-bola lop memang Donny yang ambil tapi tak disangka, kali ini berhasil menjadi gol,” tuturnya.

Sang penentu kemenangan, Donny Fernando Siregar tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Gol indah dari tendangan bebas itu langsung membuat Stadion Teladan bergemuruh yang sempat terdiam setelah gol balasan Persika. Gelandang kelahiran Balige ini langsung berlari di tengah kerumunan pelukan rekan satu timnya saat merayakan gol. Donny menuju tribun VIP dan memberikan tanda hormat ke arah bangku yang dihadiri keluarganya.

"Saya senang, gol ini saya persembahkan untuk putraku yang baru lahir El Nino Iniesta," ujarnya.

Sayangnya, meski menang, gaji perdana pemain yang belum dibayarkan masih tertunggak. CE0 Wimvi Tri Hadi, mengatakan segera melunasi, namun hingga kini belum dapat konfirmasi dari bendaraha soal dana.

"Kalau bonus tetap ada dari pengurus. Ini hasil positif dan tren kemenangan ini menguatkan sponsor. Dan dalam waktu dekat, sponsor akan ada yang baru," timpalnya.

Sementara itu, pelatih Persika Suimin Diharja kecewa, baik dengan hasil pertandingan maupun keputusan wasit yang menganulir gol Ngon A Djam. Pada menit ke-71, Ngon berhasil mencetak gol ke gawang PSMS, namun dianulir wasit.

"Saya kecewa karena ada peraturan LPIS yang belum disosialisasikan kepada kami pendatang baru di Divisi Utama. Bagaimana gol Ngon A Djam dianulir, sementara dia yang menerima umpan mengontrol bola dengan dada, kemudian dilanggar oleh pemain PSMS dan gol kami dianulir. Striker kami yang diserang, bukan kami yang menyerang. Secara permainan enggak ada masalah. Hanya sedikit dicederai wasit," ujarnya.

Suimin juga kecewa hasil akhir yang dirusak hanya dalam hitungan detik. Sejatinya, skuat Persika sempat merayakan euforia hasil seri setelah menyamakan kedudukan pada masa injury time, namun harus kembali tertunduk karena gol indah Donny Siregar.

"Hasil akhir sudah pasti kecewa karena dalam hitungan detik lengah buat kesalahan dan tim lawan buat gol," jelasnya.

Namun, Suimin tetap memuji skuatnya yang secara performa meningkat dari laga-laga sebelumnya termasuk hadirnya dua asing Mbom Julien dan Ngon A Djam.

Dalam pertandingan ini, wasit Jon Martin mengeluarkan satu kartu kuning untuk Persika kepada Ardian Adi, yakni pada menit ke-56. (gk-38)

Susunan Pemain:

PSMS (4-4-2): Yuda Andika (gk), Rommy Agustiawan, Ari Yuganda, Irwanto, Agung Prasetyo; Donny Fernando Siregar, Zulkarnain, Muhammad Antoni, Madya Siregar/Safri Koto (56); Jecky Pasarela/Edi Syahputra (78'), Saktiawan Sinaga (C).
Pelatih: Edy Syahputra.

Persika (4-4-2): Andika Hares (gk), Agus Supriyanto/Dendi Sembiring (61'), Rian Miziar, Asep Budi Santoso, Aditya Wahyudi (C); Mbom Julien, Yan Harjito, Ardian Adi, Abul Fikri; Afriansyah/Sucipto (40); Ngon A Djam.
Pelatih: Suimin Diharja.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait