thumbnail Halo,

Selain Osas, ada lima pemain lainnya yang diputus kontrak oleh manajemen Persepam.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  MADURA    

Kabar mengejutkan tiba-tiba datang dari Persepam Madura United (P-MU), setelah salah satu bintangnya Osas Marvelous Ikpefua atau yang akrab dipanggil Osas Saha, menyatakan mundur dan tidak lagi bersama skuat di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2013. Tak hanya Osas Saha, tapi lima pemain lain juga tersisih dari skuat, lantaran dinilai kurang memberikan kontribusi maksimal.

"Pemain ini [Osas Saha] merasa tidak cocok dengan Madura, dan selalu minta keluar. Jadi mundur itu maunya Osas, bukan kami. Bahkan, ia sudah lima kali bicara ingin mundur kepada pelatih. Mau bagaimana lagi? hatinya sudah tidak lagi di Madura," ungkap manajer Persepam Achsanul Qosasi kepada GOAL.com Indonesia.

AQ, sapaan akrab dari Achsanul Qosasi, menjelaskan, semestinya klub dapat meminta Osas mengganti uang muka yang sudah dikeluarkan, atau sekitar 50 persen sesuai dengan yang ada di perjanjian kontrak. Akan tetapi, Osas tidak mampu. Daripada mengganggu keharmonisan klub, maka Osas dilepas tanpa kompensasi apapun.

"Jadi, keluarnya Osas jangan menyalahkan manajemen, tapi Osas-lah yang tidak menghargai kontrak. Bahkan, Madura dirugikan dengan cara Osas," sambung AQ dengan nada berang.

Keluarnya striker yang kabarnya tengah mengurus izin sebagai warganegara Indonesia ini, tentu akan mempengaruhi sektor depan Persepam. Karena Osas sejauh ini menjadi tumpuan Persepam di barisan depan, bersama dengan Zaenal Arif dan Kristian Adelmund. Osas sendiri sudah mempersembahkan enam gol, selama memperkuat Persepam di putaran pertama ISL musim ini.

Selain Osas, ada lima pemain lainnya yang diputus kontrak oleh manajemen Persepam. Mereka adalah, Indriyanto Nugroho, Sudirman, Anton Samba, Handrik Arif Utomo, dan M Hussein. Namun untuk kelima pemain tersebut, manajemen Persepam menyatakan, alasan pertimbangan dan kebijaksanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan tim menghadapi putaran kedua ISL.

"Untuk Indriyanto, akan dikonsentrasikan dalam menempuh kursus kepelatihan [dibiayai oleh pihak Persepam], sebagai penghargaan atas kontribusinya selama ini. Sudirman akan dibantu manajemen untuk mencarikan klub di Divisi Utama, dikarenakan ia kalah bersaing dengan pemain lain," jelas AQ.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI ini menambahkan, untuk Hussein dan Handrik, masih harus banyak menimba pengalaman di pentas Divisi Utama. Sedangkan Anton Samba, harus tersisih dari skuat lantaran sering dibekap cedera dan tidak maksimal dalam memberikan kontribusi kepada tim berjuluk Laskar Sapeh Kerap tersebut.

Tim arahan Daniel Roekito ini, untuk sementara masih tertahan di peringkat ke-11 di klasemen. Mereka berhasil mengumpulkan 20 poin, dari 17 kali melakoni pertandingan. Dengan statistik, lima kali menang, lima kali imbang, dan selebihnya berakhir dengan kekalahan. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait