thumbnail Halo,

Asep menjelaskan, timnya mendapatkan kepastian lawan Medan Jaya sehari sebelum lawan PSMS.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    

Persipasi harus segera berbenah usai ditaklukkan 4-1 oleh PSMS Medan Divisi Utama LPIS di Stadion Teladan, Kamis (2/5). Pasalnya, tiga hari berikutnya mereka harus kembali menjalani rangkaian away di Sumatera Utara dengan menghadapi Medan Jaya yang diagendakan berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang, Minggu (5/5).

Di tengah kegalauan skuat Persipasi yang belum digaji sejak musim lalu selama sembilan bulan, tim harus dipaksakan mengikuti jadwal dari operator liga LPIS. Pelatih fisik Persipasi Asep Suriyadi menegaskan, sejatinya tim berangkat ke Medan hanya untuk agenda menjalani partai lawan PSMS Medan.  Namun, secara mendadak harus juga menghadapi Medan Jaya, yakni peserta baru yang masuk Divisi Utama usai menggantikan PSP Padang yang mengundurkan diri.

"Saya katakan inilah buruknya LPIS membuat jadwal. Tim diberitahukan by telepon. Tidak ada musyawarah. Padahal ini beban psikologi buat tim. Operator liga hanya bicara kepada pemilik klub. Tapi, tidak ada ke kami [tim], bagaimana persiapan kami dengan perubahan jadwal tersebut. Tim itu adalah esensi sepakbola, karena kami harus tahu bagaimana mengatur jadwal yang diberikan dengan kesiapan tim. Kami kemari [Medan] dengan persiapan hanya melawan PSMS. Begitu tahu akan melawan Medan Jaya, tentu ini beban," jelasnya kepada GOAL.com Indonesia usai pertandingan lawan PSMS.

Asep menjelaskan, timnya mendapatkan kepastian lawan Medan Jaya, Rabu malam. Atau sehari sebelum lawan PSMS. Diakuinya, selain pengaturan jadwal dari LPIS yang buruk, juga koordinasi CE0 klub dengan tim juga tidak berjalan baik. Pihaknya juga mengakui belum menerima revisi jadwal pertandingan terbaru.

"Infonya baru tadi malam [Rabu malam]. Itu pun kami dapat info dari wasit yang menghubungi. Wasit telepon ke pelatih kepala. Pelatih kepala pun terkejut, lalu telepon CE0. CE0 memang sudah ketemu dengan LPIS. Tapi ke kami belum koordinasi. Saat ini, kami kan perlu mengerti pemain. Mereka juga punya keluarga. Gaji kami sembilan bulan sejak musim lalu belum dibayar," bebernya.

Termasuk soal venue pertandingan, yang menurut Asep diketahui secara mendadak. Dalam jadwal revisi terbaru, venue laga Persipasi kontra Medan Jaya masih dikosongkan. Namun, Stadion Teladan dipastikan tidak bisa digunakan, karena jadwal berbenturan dengan partai PSMS lawan Persika di hari yang sama.

"Katanya stadionnya yang di Deliserdang," timpal Asep.

Asep menambahkan, timnya harus bersiap diri dengan semua kendala jadwal dan nonteknis. Tim, menurutnya, akan melakoni laga lawan Medan Jaya dan akan ada tambahan pemain. Seperti mendatangkan Stephen Mennoh, gelandang asiang yang sempat absen saat melawan PSMS, lantaran akumulasi kartu kuning.

"Mungkin kami akan datangkan Stephen Mennoh lawan Medan Jaya," ucapnya.

Sekadar mengingatkan, Medan Jaya masuk daftar menggantikan klub PSP Padang yang sebelumnya telah mengundurkan diri. Masuknya Medan Jaya diketahui melalui revisi jadwal Divisi Utama LPIS tertanggal 18 April 2013, di mana masuknya Medan Jaya sesuai SK PSSI No.SKEP/52/JAH/IV/2013 per 12 April 2013. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait