thumbnail Halo,

Persib harus meningkatkan kekompakan pasalnya tujuh dari 11 starter musim ini adalah muka baru.


OLEH     GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter

Persib Bandung akhirnya mengakhiri paruh pertama Indonesia Superleague 2012/13 dengan hasil imbang 1-1 melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Kamis (2/3) sore WIB.

Perolehan satu poin membuat Persib mengumpulkan poin 34, gagal mewujudkan ambisi menutup putaran pertama di tiga besar karena kalah satu poin dari Arema Indonesia dan Sriwijaya FC sekaligus terpaut tujuh angka dari pemuncak sementara Persipura Jayapura. Meski demikian, manajer Umuh Muchtar mengungkapkan pihaknya cukup puas karena target utama adalah mengamankan posisi di lima besar.

REKOR KANDANG
  REKOR TANDANG
LAWAN GM GK POIN LAWAN GM GK POIN
Persipura 1 1 1 Persiram 2 2 1
Persiwa 4 2 3 Persidafon 0 0 1
PSPS 4 1 3 Persisam 1 2 0
Persija 3 1 3 Mitra Kukar 2 4 0
Gresik 3 1 3 Sriwijaya 1 2 0
Barito 3 2 3 PBR 3 1 3
Persiba 1 0 3 Persepam 3 1 3
TOTAL PUTARAN I
Persita 5 1 3 Persela 1 1 1
POIN GM-GK Arema 1 0 3        
34 38-22 TOTAL 25 9 25 TOTAL 13 13 9


Kegagalan Persib meraih angka maksimal di kandang lawan ambil bagian cukup signifikan. Dari delapan partai tandang, Persib hanya meraup 9 poin dari hasil dua menang, tiga imbang dan sisanya kalah, catatan ini tentunya tidak bisa berlanjut bagi sebuah tim dengan target ambisius juara. Lalu apakah harapan bobotoh untuk mencicipi gelar juara sudah musnah? Tidak tentunya, kompetisi baru setengah jalan, masih panjang waktu untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kemampuan tim.

Patut diingat starter Persib didominasi pemain anyar, mereka hanya menyimpan empat pemain muka lama di posisi reguler (Abanda Herman, Tony Sucipto, Hariono dan Atep). Sisanya? tujuh pemain didatangkan dan langsung menyegel posisi utama (Made Wirawan, Naser, Supardi, Firman, M Ridwan, Dzumafo dan Sergio van Dijk). Sejalan fakta di atas, cukup sah rasanya menyebut skuat Persib musim ini 'baru' dengan pelatih baru pula (Jajang Nurjaman).

Meleburkan pemain pada sebuah skema baru yang diusung pelatih tentunya dibutuhkan kerja keras dan waktu tidak sebentar namun keberhasilan tim menembus posisi empat besar dan hanya terpaut tujuh dari penguasa paruh pertama sudah lebih dari cukup untuk dijadikan alasan bagi bobotoh untuk mempertebal harapan datangnya gelar juara di akhir musim nanti.

Perbaikan tentunya harus dilakukan oleh tim demi merangsek ke papan. Berikut ini analisa lini per lini Persib di paruh pertama ISL 2013:


KIPER
I Made Wirawan Shahar Ginanjar
Main GK Main GK
11 15 7  7

Di sektor penjaga gawang nama mentereng I Made Wirawan berdiri di bawah mistar Persib Bandung yang kemudian dilapisi kiper masa depan Shahar Ginanjar. Akan tetapi Persib tetap saja kebobolan 22 gol dari 17 pertandingan. Gol yang diderita memang tidak selalu mutlak menjadi kesalahan kiper namun bisa juga dijadikan indikasi lemahnya pertahanan tim.

Sebagai catatan, dari 17 duel yang sudah dilalui, Persib hanya mampu mengemas clean sheet tiga kali yaitu saat menahan imbang Persidafon Dafonsoro di Papua kemudian ketika mengalahkan Persiba dan Arema di Bandung. Salah satu kritisi yang kerap menghampiri sektor kiper Persib adalah kemampuan dalam mengantisipasi bola-bola silang.


PERTAHANAN
Supardi Abanda Herman Naser Al Sebai Tony Sucipto
Main Gol Main Gol Main Gol Main Gol
17 1 16 3 15 1 17 2

Lini pertahanan sukses menghadirkan kontribusi enam gol dari total 17 pertandingan, sebuah catatan yang terbilang mentereng. Supardi baru mencetak satu gol ke gawang lawan namun siapa yang meragukan kapasitasnya saat bertahan dan membantu serangan? Tidak jarang gol Maung tercipta dari akselerasi pemain yang didatangkan dari Sriwijaya FC ini.

Sayang, catatan positif di atas tidak didukung dengan rekor kebobolan tim yang menembus angka 22. Benteng Persib yang di masa keemasannya kokoh, musim ini sangat keropos. Keluhan minimnya konsentrasi pemain belakang seringkali terucap dari mulut pelatih Jajang Nurjaman. Legenda Maung Max Timisela bahkan menyebut Persib butuh pemain dengan karakter pemimpin di sektor ini.

Beruntung angin segar kemudian berhembus, kinerja positif mulai terlihat tatkala mereka sukses melewati tes keras Arema Indonesia. Dengan strategi jitu plus kekompakan, tim Maung berhasil menumpulkan serangan bertubi-tubi Singo Edan. Di dua laga tandang terakhir, Maung kebobolan dua memang, namun tanda-tanda perbaikan sudah terlihat.

Di sektor pelapis, Persib punya stok yang cukup mumpuni sebut saja Aang Suparman, Jajang Sukmara, Maman Abdul Rahman dan M Agung Pribadi bisa jadi solusi andai salah satu dari starter di atas absen karena cedera atau terkena akumulasi kartu kuning.


GELANDANG
M Ridwan Firman Utina Hariono Atep
Main Gol Main Gol Main Gol Main Gol
17 6 14 0 16 0 17 1

M Ridwan jadi topskor di sektor ini. Pergerakannya lincah menerobos jantung pertahanan lawan. Kejasama segitiga sesama eks pilar Sriwijaya dengan Firman Utina dan Supardi sering terjalin apik, tidak jarang berbuah gol bagi Persib.

Sebagai gelandang pengangkut air, performa Hariono semakin apik. Sentuhannya terhadap bola terus memperlihatkan peningkatan dan tetap bisa mempertahankan performa di atas rata-rata saat bertugas menjadi benteng pertama pertahanan. Sementara itu di sektor kiri sayap, 'tidak ada' yang bisa menggantikan posisi Atep, mungkin hanya striker Kenji Adachihara yang terkadang bertugas menutup lubang di sektor ini.

Firman Utina punya peranan penting dalam skema permainan Persib yaitu memastikan aliran bola ke lini depan berjalan lancar namun di area ini justru kritikan kerap datang. Aliran bola bagi dua bomber Persib dirasa belum sesuai dengan harapan. Akan tetapi seperti dijelaskan tadi, tidak jarang momentum menguntungkan Persib bisa tercipta ketika trio eks Sriwijaya beraksi bersama.

Mbida Messi bisa jadi solusi di sektor gelandang tengah. Di awal musim banyak yang meragukan performa Messi dan situasi diperparah saat sang pemain meminta izin pulang ke Kamerun karena ayahnya meninggal dunia. Meski demikian sejak kembali ke Bandung grafik performa Messi cenderung menanjak bahkan gol spektakuler Sergio van Dijk ke gawang Kurnia Meiga tidak bisa menahan Messi meraih predikat pemain terbaik pada pertandingan tersebut.

Selain Messi, Persib praktis 'tinggal menyisakan' Asri Akbar hingga terlihat jelas Persib butuh suntikan tenaga baru di sektor gelandang (winger) walaupun ada beberapa pemain lainnya yang bisa beraksi lebih dari satu posisi.


STRIKER
Sergio van Dijk Herman Dzumafo
Main Gol Main Gol
13 11 16 5

Kedatangan Sergio van Dijk menghadirkan euforia luar biasa di kalangan bobotoh. Memperkuat Persib mulai laga tandang ke markas Persisam, Sergio langsung mencetak gol pada debutnya. Kisah hebatnya tidak berhenti di sana karena sang bintang kemudian mencatatkan rekor gemilang sembilan gol di sembilan pertandingan secara beruntun, fenomenal. Di dua pertandingan terakhir Persib, Sergio gagal mengemas gol namun tak bisa diragukan sentuhan-sentuhannya pada bola sering menjadi awal dari serangan mematikan Maung.

Super Dzumafo. Demikian tulisan yang diperlihatkan sang striker usai menjebol gawang Persepam Madura United yang seolah-olah jadi penegasan nama Dzumafo belum habis dan masih bisa diandalkan Persib dalam urusan menjebol gawang lawan. Kritikan bobotoh yang terkenal ganas memang masih menghampiri karena dinilai sering kehilangan bola.

Dua striker lincah masih disimpan Persib di bench. Kenji Adachihara dan Airlangga Sucipto. Dua pemain ini punya kecepatan tinggi dan pintar membaca situasi di dalam kotak penalti. Tinggal keberanian dan kepercayaan dari pelatih yang masih dinanti untuk menghasilkan duet pasti di lini depan Maung.


RUMOR TRANSFER
Andik Vermansyah Fabiano Beltrame Greg Nwokolo
Persebaya IPL Persija Jakarta Arema Indonesia
Jelang paruh pertama berakhir, bintang yang begitu diidolakan oleh bonek ini mulai dispekulasikan bakal berkostum Persib di paruh kedua kompetisi ISL. Selain pemicu masa depan yang kian tak pasti Bajul Ijo, kebutuhan Persib di posisi yang bisa dimainkannya seolah menjadi rumus sempurna untuk memuluskan langkah sang bintang menuju Bandung. Cukup mengagetkan spekulasi Fabiano Beltrame merapat ke Persib. Bukan hanya statusnya sebagai salah satu pemain yang diandalkan Persija, namun rumor menyebutkan pula Persib akan melepas Firman Utina ke Jakarta. Kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan tenaga mereka, rasanya agak sulit dijadikan kepastian transfer akan terwujud. Entah dari mana datangnya spekulasi, namun masa depan Greg di Arema Indonesia mulai diragukan. Alasan pengetatan finansial yang akan dilakukan manajemen Singo Edan di paruh kedua kompetisi menjadi pemicu isu keluarnya Greg dan di sisi lain Persib Bandung dianggap bisa memenuhi permintaan sang pemain naturalisasi ini.

Dalam sebuah wawancara bersama GOAL.com Indonesia, Sergio van Dijk pernah mengungkapkan, hal paling penting bagi Persib sekarang ini adalah menjaga jarak dengan tim-tim penghuni papan atas. Sergio mengisyaratkan, Persib harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun termasuk memanfaatkan terpelesetnya rival demi mengincar posisi terbaik di akhir kompetisi.

Pasukan Maung masih butuh penyempurnaan di beberapa sektor namun setidaknya mereka punya modal besar untuk dijadikan pondasi kokoh di putaran kedua nanti. Sentuhan ataupun tambahan tenaga untuk menyempurnakan pola permainan yang diusung Jajang Nurjaman sangat terasa perlu.

Belum lagi persoalan mental saat bermain di markas lawan. Persib harus mulai mendulang poin sebanyak-banyaknya ketika beraksi di kandang lawan jika ingin memperlebar peluang juara apalagi mengingat sembilan dari 17 pertandingan di putaran kedua harus dilakoni di luar Bandung.

Manajemen klub harus berani mengambil langkah tepat sesuai hasil evaluasi dan andai bisa dieksekusi baik, rasanya bobotoh boleh berharap tim kesayangan mereka bakal berburu gelar hingga akhir musim atau setidaknya menyegel hak menyaksikan skuat Maung beraksi di level Asia tahun depan.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait