thumbnail Halo,

Zaenal Arif mengatakan, memori bersama Persib itu masa lalu dan kini dirinya siap mempersembahkan yang terbaik bagi Persepam.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI   MADURA    

Skuat Persepam Madura United (P-MU), bakal kembali melakoni laga berat dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2013. Usai hanya bermain 1-1 kontra Persita Tangerang, kini mereka harus bersua sesama tim asal Jawa Barat Persib Bandung, dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (28/4).

Menurut salah satu bintang Persepam Zaenal Arif, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerap tersebut harus bisa memanfaatkan peluang ini, meski di laga sebelumnya mereka tampil kurang maksimal. Hal itu dikarenakan, Persepam bakal bertindak sebagai tuan rumah.

"Target setiap tim manapun, pasti ingin mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan. Itu juga yang kami harapkan pada laga nanti, sebab kami akan bermain di kandang sendiri. Soal laga kemarin (lawan Persita, red), sudah kami lupakan," ujar Zaenal Arif kepada GOAL.com Indonesia.

Ia pun tak menganggap Persib sebagai tim yang istimewa dan pantas ditakuti, apalagi menyerah sebelum pertandingan dimulai. Meski Persib sukses membukukan hasil positif di beberapa laga terakhirnya.

"Mengenai Persib, bagi saya tidak ada yang istimewa. Sebab pada dasarnya, setiap tim semuanya sama. Semua pasti memiliki kekurangan dan kelebihan," lanjutnya.

Zaenal Arif sendiri merupakan salah satu mantan pemain Persib, yang cukup lama berkostum tim berjuluk Maung Bandung tersebut. Namun kini, ia harus menghadapi mantan timnya dan bekas rekan-rekannya. Tuntutan makin berat, karena Zaenal Arif kini sering menyandang ban kapten di tim barunya, Persepam.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, pemain kelahiran Garut 32 tahun lalu ini menjawab, bila dirinya siap tampil profesional. Zaenal Arif mengatakan, bila memori bersama Persib itu masa lalu dan kini dirinya siap mempersembahkan yang terbaik bagi Persepam, termasuk bermain maksimal pada laga nanti.

"Kalau ditanya mengenai lawan mantan tim, maka kalau saya jawab tidak akan bermain profesional, maka saya jelas bodoh sekali," tandasnya.

Selain Zaenal Arif, sebenarnya masih ada satu sosok lagi yang sudah cukup familier dengan Persib. Ia tak lain dan tak bukan adalah Daniel Roekito, yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Persepam. Meski sempat berpindah-pindah dan melatih banyak klub di Indonesia, namun Daniel pernah membesut Persib pada rentang 2008 sampai 2010.

“Tidak ada masalah, semua pemain berada dalam kondisi baik dan siap menghadapi Persib. Siapa yang tidak kenal dengan Persib? Saya rasa semua pecinta sepakbola di Indonesia pasti familier dengan Persib. Tapi saya katakan sekali lagi, kami siap bermain maksimal dan takkan menyerah sebelum pertandingan berakhir,” tutur Daniel.

Sementara itu, pengalaman mengalahkan Persepam pada turnamen pra-musim Inter Island Cup (IIC) 2012, menjadi modal berharga bagi Maung Bandung dalam menatap laga ini. Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman menilai, Persepam cukup kuat di barisan tengah dengan aliran bola yang terus berjalan.

“Persepam tim bagus. Secara individu memang tidak ada yang menonjol. Tapi kalau mereka secara kolektif bagus. Kita akan antisipasi lini tengah mereka. Saya sudah lihat kekuatan mereka di pertandingan turnamen pra-musim, terlihat kalau aliran bola di lini tengah Persepam berjalan cukup baik,” kata Djadjang. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait