thumbnail Halo,

Meski kurang beruntung, catatan seri ini menambah rekor belum terkalahkannya Suyatno dkk dalam enam partai terakhir.


LIPUTAN     NINA RIALITA     DARI      MEDAN    

Skuat Pro Duta FC hanya mendulang satu poin, setelah bermain seri 1-1 lawan Persebaya 1927 dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL), di Stadion Teladan, Kamis (18/4) sore. 

Gol Pro Duta dicetak Rahmat Hidayat lewat titik penalti menit 48, setelah bek Persebaya Goran Ganchev menarik baju striker Pro Duta Girst Karlsons di kotak penalti.  Tim tamu menyamakan kedudukan menit 53, melalui tendangan bebas Mario Karlovic.

Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi mengatakan timnya kurang beruntung hanya mendapatkan satu poin. Padahal, menurutnya banyak peluang emas yang sejatinya bisa dikonversi menjadi gol. Satu diantaranya tendangan keras Rahmat Hidayat dari luar kotak penalti yang terbentur tiang gawang.

"Kemauan kami meraih tiga poin. Kami latihan untuk itu (menang), kami lihat sangat jelas kehilangan dua poin. Tim lawan hanya dua kali punya peluang gol. Sedangkan peluang kami sangat banyak. Tapi, kami enggak memanfaatkan itu (peluang)," ujarnya.

"Gol Persebaya terjadi dengan tidak masuk akal (Persebaya menerima tendangan bebas). Kami berusaha terus sampai akhir. Tapi keberuntngan tidak di pihak kami, atau keberuntungan di pihak Persebaya. Sebab Pro Duta bermain lebih bagus dari Persebaya," jelasnya. Meski kurang beruntung, catatan seri ini menambah rekor belum terkalahkannya Suyatno dkk dalam enam partai terakhir.

Namun, Beto-sapaan akrabnya, cukup sadar banyaknya peluang terbuang percuma, juga karena kelemahan di lini tengah. Ada gelandang absen, Faisal Azmi, Jose Pedrosa Galan (cedera), Agus . Pranoto (kartu kuning). Ke depan, kami harus mulai improvisasi dengan keadaan ini, " jelasnya.

Perihal kepemimpinan wasit, Beto memilih tidak begitu protes dengan beberapa keputusan sepanjang pertandingan. Tapi, dia menegaskan wasit cenderung memihak Persebaya. "Biasanya tim yang punya nama besar yang di pihak wasit. Keputusan wasit lebih banyak di pihak Persebaya memang, sangat jelas, tapi enggak berpengaruh juga dengan skor akhir," tuturnya.

Selepas laga ini, Pro Duta cukup punya waktu istirahat yang sangat panjang untuk recovery, sebelum menjalani partai away lanjutan, yakni 20 hari. Beto mengkritisi operator liga dalam menyusun jadwal.

"Menurut saya jadwal yang dibuat di kompetisi ini tidak ada di dunia, Sekarang kami istirahat 20. Bagaimana kami mau continue. Sangat susah, saya mau lihat Mourinho (Jose) dan (Pep) Guardiola ada di situasi sepeprti ini," ucapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Pelatih Persebaya Ibnu Grahan, raihan satu poin sesuai prediksinya sebelum pertandingan.

"Seri sudah cukup, sesuai prediksi saya. Kami tahu kemampuan kami, tenaga, juga persiapan yang baru tiga hari. Persebaya bersyukur bisa curi poin di sini. Kalau dibilang puas kalau kami menang, tapi sekali lagi kami tahu kemampuan kami dan kemampuan lawan. Tadi, pemain kami saja banyak yang mau pingsan karena kepanasan sebab lama sudah tidak latihan," beber Ibnu.

Keberhasilan meredam peluang-peluang gol tuan rumah, lanjutnya karena strategi compact depend yang dijalankan skuatnya. "Kami tunggu di daerah sendiri, compact depend meredam di daerah sendiri," timpalnya.

Soal satu gol Persebaya yang dianulir, lantaran diputuskan offside, Ibnu enggan berkomentar. Ini terjadi pada awal babak pertama, tendangan Fernando Soller ke gawang Pro Duta ditepis kiper Deniss Romanovs, lalu disambar Rendi Irawan dan bola masuk ke gawang. Namun, dianulir karena hakim garis sudah mengangkat bendera tanda offside.

"Untuk gol yang dianulir biarkan wasit yang menilai. Gol penalti wasit yang menilai, saya enggak mau komentar. Tapi gol kami (gol Karlovic) sangat bagus," lanjutnya.

Usai melawan Pro Duta, Persebaya akan menjalani laga kandang menjamu dua tim Aceh, Persiraja dan PSLS. Ibnu sudah mempersiapkan pemainnya, itu terlihat dengan pergantian pemain pada pertandingan lawan Pro Duta. "Soler dan Rendi kami tarik, kami enggak mau ada yang cedera. Masih ada waktu tiga hari persiapan untuk dua laga home. Kami ingin poin penuh di laga nanti," pungkasnya. (gk-38)

Susunan Pemain
Pro Duta (4-3-3) : Deniss Romanovs (gk), Rahmadhani, Muhammad Syamer/Agus Nova (60'), Suyatno (C), Muhammad Rifqi, Abdul Majid Mony, Saralim Sowahu, Arif Sajali/Tino Ardila (65'), Rahmad Hidayat, Yusuf Efensi, Girts Karlsons
Pelatih : Roberto Bianchi

Persebaya (4-3-3) : Endra Prasetya (gk), M Yusuf Hamzah, Goran Ganchev, Nur Mufid Fastabiqul Khairat, M Halil (C), M Taufiq, Mario Karlovic, Rendi Irawan/Aulia Ardli (67'), Andik Vermansyah, Feri Ariawan, Fernando Soler/Aris Alfiansyah (76')
Pelatih : Ibu Grahan


Voting 20 Karya Terbaik Kontes Desain T-Shirt GOAL.com Indonesia
Tentukan desain favorit Anda melalui halaman polling kami.
Klik di sini untuk mengikuti jajak pendapatnya.
20937 21236 21360 21548 22020 22462 22536 22956 23007 23158
Indonesia Harga Mati! Garuda Di Dadaku Spirit & Fair Play War Spirit Indonesian Legends Indonesia & Football Jawara Satu Garuda Di Dada Main, Goal, Juara! Pasti Menang!
23160 23301 23324 23466 23562 23901 23932 24139 24330 24505
Indonesia XI Forza Indonesia Fly Higher Garuda! It Comes From You Proud & Loud Gladiator Garuda Garuda Dalam Tubuhku Yakin Bisa! Ayo, Indonesia Bisa! Get 'Em All Garuda


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait