thumbnail Halo,

Korlap Bonek yang jadi korban pembacokan terkait dualisme Persebaya


LIPUTAN    FAHRI RAYYANA     DARI    SURABAYA    

Korlap Bonek yang menjadi korban pembacokan, Andi Peci meminta Polisi menemukan pelaku tindak criminal tersebut. Andi  mengingatkan apa yang terjadi pada dirinya akan menjadi test case keseriusan Polisi dalam ungkap kasus yang menimpa bonek.

“Sebelum ini kami memang ragu akan keseriusan teman teman kepolisian dalam mengungkap kasus yang menimpa bonek. Saya harap, pandangan ini bisa dimentahkan dengan menemukan pelaku pembacokan ini,” tegasnya saat ditemui GOAL.com Indonesia.

Andi Peci mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polrestabes, Selasa (16/4/2013) dini hari. "Saya berharap Kapolres turun langsung dan mengusut tuntas kasus ini,"  harapnya.

Peci menceritakan, setelah memimpin aksi demo Bonek di Balai Kota Surabaya, Senin (15/4/2013) sore, ia sempat menegok tim Persebaya berlatih di Lapangan Karanggayam. Selanjutnya, dia kembali kerumahnya di kawasan Manukan Surabaya Barat.  Hingga akhirnya, sekitar pukul 22.30, sekitar tujuh hingga 11 orang mendatangi sekretariat dan berusaha memaksa Peci untuk keluar.

"Mereka langsung menunjuk saya dan berusaha menarik saya keluar. Semua membawa senjata tajam. Tapi saya tidak mau. Saya bilang ke mereka, kalau ada masalah, mari dibicarakan," cerita Peci.

Saat berusaha ditarik keluar untuk dimasukkan ke dua mobil taft yang sudah stand by di luar, Peci hanya melawan dengan kondisi seadanya. Termasuk saat sabetan pedang mengarah kekepalanya dan ditangkis dengan tangan kiri.  Alhasil, kucuran darah langsung  keluar dan butuh 20 jahitan untuk menutup luka sabetan ini. "Saat itu posisi pedang sudah di leher saya. Setelah memukuli saya, mereka lari," urainya.

Peci menuturkan, menurut informasi dari tetangga dan teman-teman yang ada di sekitar lokasi kejadian, pelaku berjumlah sekitar 20 an orang. Mereka membawa dua mobil dan belasan motor.

Sementara itu, Polrestabes Surabaya berjanji akan mengusut tuntas pelaku pembacokan.  Kapolrestabes Kombes Pol Tri Maryanto menjelaskan kini pihaknya telah melakukan penyelidikan setelah memintai keterangan dari Andie tadi malam. "Masyarakat jangan berandai-andai mengenai siapa pelakunya, biar pihak kepolisian melakukan penyelidikan dulu," kata Tri Maryanto. (gk-31)




Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.


Terkait