thumbnail Halo,

Banyak kasus terkait warna jersey yang membuat salah satu tim melakukan tindakan 'nyeleneh'.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter

Dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) antara Mitra Kukar dan Barito Putra tampak hal yang cukup unik di atas lapangan di mana jersey kedua tim hampir mirip, di mana keduanya diwarnai unsur warna kuning dan hitam.

Miripnya warna kedua tim tentu membuat para pemain, penonton ataupun wasit menjadi harus lebih seksama dalam memperhatikan pertandingan. Terlebih lagi perangkat pertandingan yang bisa saja melakukan kesalahan karena sulitnya membedakan pemain kedua klub.





Tetapi kejadian seperti itu, tentu tidak hanya terjadi di Indonesia. Di pertandingan Jepang kasta kedua beberapa musim lalu, juga terjadi insiden yang mirip, pada laga yang mempertemukan Thespa Kusatsu dan Oita Trinita, di mana kedua tim memakai jersey yang berwarna dominan hitam.



'Kecelakaan' seperti itu memang tidak jarang terjadi. Bahkan hal tersebut sampai memaksa salah satu tim melakukan hal yang 'nyeleneh' seperti melakukan sedikit modifikasi, memakai jersey tim lawan, tim lain ataupun meminjam jersey dari fans!

Modifikasi jersey dilakukan oleh Bayern Munich ketika melakoni laga tandang menghadapi FC Koln dalam laga lanjutan Bundesliga Jerman. Saat itu, FC Hollywood lupa membawa jersey tandang, dan Koln bersikeras enggan mengenakan jersey tandang yang berwarna putih dan memaksa tetap memakai jersey merah. Alhasil, Bayern akhirnya melapisi jersey kandang mereka dengan jersey tanpa lengan untuk latihan di laga tersebut.


Di Liga Inggris juga terjadi hal serupa, saat pertandingan antara Crystal Palace dan Barnsley dalam laga lanjutan Divisi Championship akhir pekan kemarin (6/4). Saat itu, Barnsley juga tidak membawa jersey yang berbeda dengan warna jersey kandang Crystal Palace yang didominasi warna kuning. Akibatnya mereka terpaksa meminjam jersey tandang Palace [warna merah biru] untuk dipakai di laga itu.


Di Inggris terdapat beberapa kasus lain seperti di pertengahan 1980-an, saat Newcastle United bertandang ke markas Luton Town dengan jersey hitam-putih dan warna perak sebagai alternatif, namun wasit melihat semua warna itu bentrok dengan jersey putih Luton, sehingga The Magpies meminjam jersey tandang Luton yang berwarna oranye.

Turnamen sebesar Piala Dunia-pun tidak lepas dari 'kecelakaan' jersey. Pada Piala Dunia 1978, Prancis mengenakan jersey yang berwarna tidak biasanya saat menghadapi Hungaria, yaitu putih-hijau. Jersey tersebut ternyata adalah jersey sebuah klub lokal di Argentina, yaitu Atlético Kimberley. Les Bleus terpaksa meminjam jersey klub lokal itu karena mereka membawa jersey tandang warna putih polos yang sama dengan jersey Hungaria.


Kejadian paling unik terjadi di Jepang pada 1 April 1995 saat Sanfrecce Hiroshima bermain menghadapi Yokohama Flugels di Suizenji Stadium, Kumamoto. Sanfrecce yang akan melakoni dua laga tandang hanya mempersiapkan jersey away mereka. Namun, warna tersebut sama dengan jersey kandang Flugels, dan jarak yang jauh tidak memungkinkan bagi mereka untuk mengambil jersey kandang.

Awalnya mereka mencoba untuk menyiasatinya dengan mewarnai jersey mereka dengan cat semprot, tetapi waktu terlalu mepet sehingga hal itu batal dilakukan. Pada akhirnya, mereka meminjam jersey replika dari para suporter yang datang mendukung dari Hiroshima! Mereka menggunakan tape untuk membuat nomor punggung pemain.

Saat itu, Ivan Hasek mencetak gol kemenangan untuk Sanfrecce di menit injury time dan kemenangan itu cukup spesial karena menjadi kemenangan ke-50 klub di J-League. Fans yang meminjamkan jersey mereka dihadiahi tanda tangan oleh seluruh pemain dan pelatih. Namun, Sanfrecce harus meminta maaf kepada sponsor (karena di jersey replika tidak tercantum sponsor) dan membayar denda kepada J-League.

Di akhir pertandingan, pemain Sanfrecce, Moriyasu (yang kini melatih Sanfrecce) berterima kasih kepada suporter atas kontribusi mereka: "Terima kasih kepada suporter, hari ini kami dapat bermain dan kami dapat meraih kemenangan."

Insiden Sanfrecce tersebut dapat dilihat di video di bawah ini:




Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait