thumbnail Halo,

Gandeng Interpol untuk jaga dan kejar mafia judi bola


LIPUTAN    FAHRI RAYYANA     DARI     SURABAYA    

PSSI memastikan  tak akan memberi tempat bagi judi bola di  Indonesia. PSSI berkomitmen memberantas praktek gelap itu sampai akar-akarnya. Penegasan itu diberikan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin di Surabaya, Selasa (9/4). “Itu komitmen kita sejak awal. Tak ada toleransi dan tempat bagi praktek hitam di dunia sepakbola,” tegasnya.

Penegasan ini diberikan Djohar untuk menepis bahwa pasca KLB PSSI  17 Maret lalu, mafia bola bakal menguasai sepakbola Indonesia kembali. “Perlu diingat, kami exco sudah sepakat untuk memberantas judi di sepakbola indonesia. Semua akan siap menentang bila ada pengaturan skor dan sebagainya," tegas Djohar.

Menurut Djohar, sesuai amanah FIFA dan AFC, praktik ilegal di sepakbola harus dibumi hanguskan. Bahkan, Djohar mengaku, PSSI sudah melakukan kerjasama dengan Polisi Internasional (Interpol) untuk mengatasi masalah judi sepakbola di Indonesia.

"Kita akan samakan langkah dengan FIFA. Kita akan kerjasama dengan Polri. Kita akan kerjasama dengan LSM. Bahkan kita akan kerjasama dengan Interpol, yang baru-baru ini sudah mengadakan pertemuan dengan kami, untuk memberantas ketidakberesan sepakbola ini," terang Djohar.

Menurut Djohar, apa yang dilakukan PSSI murni untuk memajukan sepakbola di Indonesia. "Kita tidak mau prestasi anak-anak kita diganggu oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab. Kami tidak main-main. kami sangat serius. Kami harap masyarakat mau membantu untuk membongkar ini," tutup Djohar. (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait