thumbnail Halo,

Arema terus menyiapkan langkah serius untuk memburu poin absolut melawan Persepam Madura, Rabu (10/3).


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    

Sejak Selasa (2/4) lalu, skuat Arema Indonesia digeber latihan dengan keras. Kondisi hujan di sore hari ataupun panas yang menyengat di siang hari tetap membuat pemain bersemangat untuk mengikuti latihan.

Pelatih Arema Rahmad Darmawan mengatakan dirinya sudah menginjak aspek strategi dan taktik untuk melawan Persepam. Meski sang lawan hanya meraup satu poin dalam dua laga terakhir melawan Sriwijaya dan Pelita Bandung Raya, namun ia mengakui tidak mau lengah.

"Mereka punya striker bagus dalam diri Zainal Arif dan Osas Saha. Kita harus mewaspadai, sebab bisa saja kekuatan Persepam meledak di Kanjuruhan seperti yang sudah ditunjukkan kepada PSPS dan Persija," kata RD, sapaan akrab pelatih Arema.

Sementara, Jumat (5/4) pagi tadi, RD tidak memimpin latihan karena ada acara keluarga di Tangerang. Tetapi, sama seperti RD, asisten Satya Bagja juga serius dalam membantu RD mempersiapkan pasukan. Momen menjamu Persepam Madura United dijadikan ajang untuk mendapatkan modal sebelum melawat ke Papua.

"Kita sudah target meraih enam poin melawan Persepam (10/4) dan Persela (14/4)," kata Satya.

Satya mengatakan jika tim pelatih sudah melakukan evaluasi terkait dengan kemenangan Arema atas Persita Tangerang, karena meski menang, permainan Arema tidak sebagus yang ditunjukkan sebelum libur panjang.

"Finishing yang buruk kita benahi, karena saat melawan Persita Tangerang, anak-anak banyak mendapatkan peluang namun hanya mampu membuat satu gol saja. Ini yang terus kita pupuk," urai Satya menjawab pertanyaan GOAL.com Indonesia.

Satya mengatakan selain kinerja striker, para pemain sayap Arema juga tidak luput untuk dievaluasi.

"Pemain sayap kita terutama full-back terlalu tergesa-gesa dalam memberikan umpan. Ketika bola masih digaris tengah mereka sudah langsung melakukan umpan crossing, padahal alangkah baiknya jika perlu digiring sebentar untuk kemudian melakukan umpan crossing saat posisi sudah bagus. Selain itu juga keberanian pemain sayap untuk berani membawa bola akan menjadi nilai plus," urai Satya yang menceritakan jika gol Arema ke gawang Persita dilakukan dengan umpan dari Greg Nwokolo yang berusaha menembus pertahanan dengan cara menggiring bola masuk ke pertahanan. (gk-48)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.


Terkait