thumbnail Halo,

Banyak pertimbangan yang dilakukan Persema sebelum melanjutkan kompetisi.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    

Vakum lebih dari sepuluh hari, Persema Malang akhirnya mengambil keputusan untuk tetap melanjutkan kompetisi di IPL. Banyak hal yang mendasari pengambilan keputusan itu, meski sebenarnya dengan kondisi seperti ini, realistisnya memang tidak mungkin.

Dalam acara yang dihadiri susunan manajemen seperti manajer tim Patrick Theo Tarigan, asisten manajer Dito Arif, asisten pelatih Rudi Hariantoko, pelatih kiper Aldi Domantoro, dan wakil kapten, M Kamri, diungkapkan jika berpatokan pada Kongres Luar Biasa [KLB] PSSI, sangat sulit bagi Persema untuk tetap melanjutkan kompetisi. Maklum, banyak investor dan sponsor yang menarik diri untuk mendanai Persema manakala tim itu diliputi ketidakpastian.

"Sudah sering saya terangkan kepada teman-teman semua jika Persema saat ini dianggap klub yang berdosa karena sempat meninggalkan Indonesia Super League pada 2010. Keadaan itu yang membuat kami saat ini menjadi terpidana manakala ada keputusan mencoret nama Persema dari kancah kompetisi profesional," kata Dito Arief mewakili manajemen.

"Namun, setelah melihat berbagai pertimbangan, akhirnya tetap mengikuti IPL dengan berbagai keterbatasan dan kekuatan yang ada. Keterbatasan yang dimaksudkan tentu saja adalah dana, karena itu kami melakukan berbagai macam strategi dengan penghematan dan rasionalisasi gaji pemain," lanjut Dito

"Pertimbangan yang dimaksud salah satunya adalah kami ingin tetap mengembangkan pembinaan generasi muda potensial di kota Malang karena ini adalah amanah yang atas didirikannya klub Persema ini. Amanah itulah yang kami jaga karena ketika kami memutuskan mundur kami nampaknya memberikan harapan palsu kepada bakat potensial yang sudah dikontrak, inilah yang tidak kami inginkan," urainya.

Menurut Dito, dengan rasionalisasi gaji, dirinya kini tidak menggunakan jasa dari Leonard Tupahamu dan Slave Radovski.

Sementara itu, Patrick Tarigan menyayangkan keputusan KLB. Meski sempat menerima kabar tentang nasib Persema, dirinya tetap anggap belum ada.

"Dulu, investor sangat antusias dengan perkembangan tim ini. Namun KLB mengubah segalanya. Sebenarnya ada informasi jika nasib kami bersama Persibo dan PSM diputihkan oleh PSSI nanti, namun itu hanyalah informasi yang kami terima dari pengurus PSSI atau wartawan sendiri. Namun secara hitam di atas putih masih belum ada, sehingga kami tetap anggap sebagai angin surga," kata Patrick menjawab pertanyaan dari GOAL.com Indonesia.

"Anda bisa membayangkan bagaimana beratnya kita berkompetisi jika hasil akhir itu tidak akan berpengaruh banyak kepada kami. Namun, dengan berlanjutnya Persema ke kompetisi, kita sudah mencoba merayu investor dan sponsor untuk bersama-sama menyelamatkan Persema sebagai aset kota Malang," tutup Patrick. (gk-48)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait