thumbnail Halo,

Jafri menyatakan, cuaca di Hongkong tak terlalu berpengaruh bagi para pemain SPFC.


LIPUTAN  RIZAL MARAJO     DARI  PADANG    

Pertandingan melawan Kitchee SC di Stadion Mong Kok, Hongkong, diyakini akan menjadi laga terberat Semen Padang FC di fase grup AFC Cup 2013. Namun, SPFC tetap bertekad untuk meraih angka, dan bermain habis-habisan melawan pimpinan klasemen Grup E itu.

Pertandingan Kitchee FC vs. Semen Padang FC sendiri akan berlangsung Selasa (2/4) malam, pukul 20.00 waktu Hongkong.

Pelatih SPFC Jafri Sastra menyebutkan, timnya Senin (1/4) malam baru saja selesai mencoba lapangan Stadion Mong Kok.

"Kita uji lapangan pada jam yang sama dengan kick-off, sekalian kita coba adaptasi suhu udara yang kondisinya sedikit sejuk daripada Padang," ucap Jafri, seperti dikutip media officer SPFC Ronny Suhatril, via email yang diterima GOAL.com Indonesia.

Soal cuaca Hongkong yang saat ini suhunya berkisar 17-18 derajat celcius, menurut Jafri, tak terlalu berpengaruh bagi para pemain SPFC.

SPFC justru lebih fokus mewaspadai para pemain Kitchee yang dianggap berpotensi memberi ancaman, terutama tiga pemain asal Spanyol, yakni Fernando Recio, Pablo Gonzalez, dan Jorge Torres.

Namun begitu, SPFC juga tak akan mengabaikan sejumlah pemain Kitchee, yang juga merupakan pilar-pilar timnas Hongkong, seperti Lam Ka Wae, Lo Kwan Yee, ataupun Chu Siu Kei.

"Kita harus akui perpaduan pemain asal Spanyol dan pemain lokal mereka sangat bagus. Tapi saya tetap menilai, Kitchee adalah tipikal tim yang mengandalkan permainan tim, ketimbang mengandalkan skill individu pemainnya," ucap Jafri.

Untuk itu, Jafri menekankan timnya harus mampu memenangi pertempuran di lini tengah untuk bisa meredam permainan kolektif Kitchee. Dua jangkar tengah SPFC Vendry Mofu dan Yu Hyun Ko, sudah disiapkan untuk tampil habis-habisan.

Mereka akan dibantu dua sayap, Ellie Aiboy dan Esteban Vizcarra, untuk mengalirkan bola kepada duet striker, Edward Wilson Junior dan Titus Bonai. "Kita berharap, di lapangan nanti semuanya berjalan sesuai strategi yang kita siapkan," ujarnya.
 
Untuk lebih mengoptimalkan persiapan pertandingan berat ini, manajemen SPF juga mengantisipasi hal-hal nonteknis yang sifatnya bisa mengganggu fokus dan kenyamanan pemain. Salah satunya soal makanan.

Itu sebabnya, manajemen sengaja membawa kuliner khusus dari Padang. Metode ini sudah dicoba saat tandang ke India melawan Churchill Brothers. Terbukti, saat itu soal konsumsi dan asupan nutrisi pemain tak terganggu.

"Kita sengaja bawa makanan yang sesuai dengan selera pemain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan makanan lokal seperti rendang, sambalado, dan makanan khas daerah lainnya kita bawa. Ini sangat membantu kenyamanan pemain soal konsumsi," ujar Ronny Suhatril menambahkan.

Sementara, CEO Semen Padang FC Erizal Anwar yang juga mendampingi tim ke Hongkong, berharap dukungan untuk Semen Padang FC dari seluruh masyarakat Indonesia. Karena SPFC dalam hal ini juga membawa nama Indonesia.

Selain itu, Erizal berharap dukungan langsung dari penonton di Stadion Mong Kok.

"Kita tahu, di Hongkong ini banyak warga Indonesia, baik yang bekerja maupun sedang menjalani pendidikan di sini. Semoga mereka datang ke Stadion mendukung kita," ujar Erizal. (gk-33)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait