thumbnail Halo,

Roy Suryo menilai klub-klub Indonesian Premiere League seharusnya menyalahkan enam Exco yang melakukan walk-out dari KLB PSSI.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter

Surat protes yang dikirimkan perwakilan klub-klub PT LPIS mengenai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI terkait unifikasi liga kepada Kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) dinilai salah arah oleh Menpora Roy Suryo.

Roy Suryo mengatakan hasil KLB PSSI tersebut merupakan keputusan anggota atau voter PSSI yang hadir, dan dirinya sendiri tidak termasuk di dalamnya, sehingga tidak memiliki hak untuk ikut campur.

"Saya sendiri bukan Voter PSSI, pemilihan cara Unifikasi liga ditetapkan di KLB PSSI  oleh 100 Voters dengan memilih satu dari dua cara, hasilnya mayoritas sistem yang diajukan Djoko Driyono disetujui voters, dan ada wakil FIFA dan AFC dalam KLB itu," kata Roy kepada Jawa Pos.

Sosok pengganti Andi Mallarangeng tersebut menilai enam Exco yang walkout-lah yang bersalah karena tidak memperjuangkan klub-klub IPL tetapi memilih keluar dari arena KLB.

"Sayangnya justru enam Exco yang bisa membela IPL secara konstitusional di dalam kongres malah WO. Sehingga para voter IPL tidak lagi memiliki exco-exconya," imbuhnya.

"Ya, silahkan protes ke enam Exco yang WO. Salah arah kalau ke Menpora,"


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait