thumbnail Halo,

Herman Batak hanya memperkuat tim dua partai di putaran pertama dan selebihnya memilih tidak hadir dan tidak bersama tim lagi hingga paruh musim.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    

Skuat PSMS Divisi Utama PT Liga bakal diperkuat Markus Haris Maulana. Mantan kiper PSMS ISL dan IPL musim lalu ini akan mengisi posisi lowong kiper yang ditinggalkan Herman Batak. Manajer PSMS PT Liga, Sarwono yang ditemui di Mes Kebun Bunga, menjelaskan Markus sudah menjalin komunikasi dengannya. "Markus mau ditarik kemari. Sudah SMS dan telepon saya," ujarnya.

Sarwono mengungkapkan, pihaknya memang membutuhkan figur baru yang setara untuk pengisi kiper utama. "Kami harus mencari kiper yang profesional harus di atas Herman Batak," ungkapnya.

Namun, kepastian Markus memperkuat tim belum diputuskan. Pasalnya, pembicaraan masih seputar harga yang ditawar mantan kiper timnas tersebut kepada Sarwono. "Kami sudah bicara harga, Markus minta harga Rp50 juta per bulan dan dia menjanjikan bisa melobi sponsor. Itu tawaran dari dia (Markus). Kami belum bisa kasih jawaban, karena ini berhubungan dengan kemampuan kami untuk membayar," ungkapnya.

Dia menjelaskan, sudah membicara hal rencana kepindahan Markus kepada tim pelatih, termasuk status kiper utama Herman Batak. Herman Batak hanya memperkuat tim dua partai di putaran pertama dan selebihnya memilih tidak hadir dan tidak bersama tim lagi hingga paruh musim. "Herman Batak sudah keluar. Hanya saja memang kami belum bisa melunasi haknya. Soal ini, saya sudah ketemu dan bicara dengan ketua umum, kami akan bayar hak pemain termasuk Herman Batak, namun secara bertahap," tuturnya.

Manajemen sendiri, lanjutnya belum memanggil Herman Batak perihal keputusan ini. "Memang belum kami beritahukan keputusan ke Herman Batak, dalam waktu dekat ini kami akan agendakan pertemuan dengan dia," timpalnya.

Hal ini, kata Sarwono mengingat kondisi keuangan PSMS yang masih nihil. "Ya PSMS enggak ada uang, sponsor enggak ada," tegasnya.

Lantaran krisis keuangan juga, menurut Sarwono pihaknya belum bisa memutuskan hasil dari evaluasi pelatih untuk menatap putaran kedua. Sebab, dari evaluasi tim bakal ada pengurangan pemain termasuk pemain asing, pembuangan dan perekrutan kembali tentu akan bergantung dengan kesediaan dana. "Setengah skuat akan dibuang. Kami sudah bicarakan. Dan akan sampaikan ke pemain. Niatnya akan ada beberapa pemain yang tidak akan diseleksi tapi mengambil pemain sesuai kebutuhan tim. Dan putaran kedua nanti, pemain asing tidak semua dipertahankan. Tapi ya itu kembali ke kondisi keuangan," bebernya.

Hingga saat ini, kapan pembayaran gaji juga belum bisa dipastikan. "Soal gaji belum ada pembahasan kapan dilunasi. Tapi saya sudah bilang ke ketua umum paling enggak pemain bisa dapat pinjaman Rp2-3 juta perbulan," ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Suimin Diharja membenarkan pihaknya sudah menerima info soal Markus dari manajer. "Saya setuju saja, karena secara kebutuhan kami butuh dia. Selain itu, secara teknis dia masih bagus, dan posisi dia vital di kiper," jelasnya.

Suimin menafikan soal sikap Markus yang sempat terpilih di awal pembentukkan skuat PSMS Divisi Utama PT Liga, kemudian memilih PSMS LPIS dan akhirnya hengkang ditawar Persepar dan belum juga memperkuat tim Palangkaraya tersebut. "Ya kalau soal sikap, dia memang pernah buat salah. Tapi kami kan tidak bisa memvonis dia. Sebab kepergiannya saat di awal dari tim bukan karena tidak cinta PSMS, tapi karena keadaan ril di lapangan yang saat itu serba belum jelas," (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait