thumbnail Halo,

Isran dan Habil mempertanyakan kejelasan uang yang menjadi hak pemain kepada Harbiansyah.


OLEH    DONNY AFRONI


Ketua badan tim nasional (BTN) Isran Noor mempertanyakan pertanggungjawaban uang Rp2 miliar yang diserahkan kepada Harbiansyah Hanafiah untuk pemain selama menjalani pelatnas timnas senior menjelang pertandingan melawan Arab Saudi di kualifikasi Piala Asia 2015.

Menurut Isran, uang tersebut sudah diberikan kepada Harbiansyah untuk disalurkan kepada 57 peemain yang mengikuti pelatnas. Pemberian uang itu dilakukan setelah Harbiansyah memberikan rincian anggaran.

“Dia bilang mau membantu saya, dan kemudian membuat rincian anggaran dana. Ia lalu memberikannya kepada saya. Saya sudah memberikan dana sebesar Rp2 miliar. Saya kasihkan ke Harbiansyah,” ujar Isran.

“Saya meminta pertanggungjawaban dia terhadap uang itu kepada pemain.”

Sementara itu, perwakilan BTN Habil Marati mengungkapkan, para pemain ada yang mengadu kepada dirinya mengaku belum menerima uang tersebut. Bukan itu saja, Habil menyatakan uang yang diberikan kepada pemain tidak diterima punggawa timnas dengan semestinya.

“Pemain mengadu belum mendapatkan uang. Mereka hanya mendapatkan uang saku Rp1 juta per hari, dari seharusnya Rp2 juta. Kemudian ada uang tambahan sebesar US$300,” kata Habil.

“Pemain yang masuk dalam daftar 28 pemain yang lolos seleksi tahap awal masing-masing mendapatkan uang Rp25 juta per orang.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait