thumbnail Halo,

Isran Noor menuding pencoretan pemain ISL dijadikan alasan untuk menggantikan Blanco.


OLEH    DONNY AFRONI


Ketua badan tim nasional (BTN) Isran Noor mengecam tindakan yang dilakukan Harbiansyah Hanafiah dengan mengganti pelatih tim nasional Indonesia untuk menghadapi Arab Saudi di laga Grup C kualifikasi Piala Asia 2015.

Isran menyoroti langkah yang diambil Harbiansyah dengan 'mengistirahatkan' Luis Manuel Blanco, serta menggantinya dengan duet Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago satu pekan sebelum pertandingan.

“Pergantian Blanco dilakukan dengan cara memaksa ketika saya tidak ada di tempat. Tidak ada konfirmasi ke saya. Pergantiannya terjadi menjelang akhir waktu yang ditetapkan untuk mendaftarkan ofisial tim,” ujar Isran dalam keterangannya kepada wartawan.

“Pergantian itu melalui penekanan pada pencoretan pemain [Indonesia Super League] yang tidak masuk daftar pemain. Memang pemain-pemain itu tidak ada dalam daftar. Pencoretan itu lalu dipakai sebagai alasan.”

“Persoalan Blanco ini bukan hanya persoalan PSSI atau negara, tapi pemerintah Indonesia dan Argentina. Semestinya kita beretika, dan membangun kerjasama antarnegara.

Dalam kesempatan itu, Isran juga menegaskan dirinya belum membentuk struktur organisasi BTN. Ia pun mempertanyakan kapasitas Harbiansyah Hanafiah yang mengaku sebagai wakil ketua BTN.

“Pelatih Blanco diganti oleh orang yang menggangap dirinya sebagai wakil ketua BTN. Padahal wakil ketua BTN itu tidak ada, baru ada jabatan Ketua BTN. Saya akan segera membuat struktur organisasi BTN, dan nama Harbiansyah dipastikan tidak ada,” tegas Isran.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait