thumbnail Halo,

Menurut RD, Indonesia tetap akan berusaha menghibur penonton di GBK, meski mereka harus menghadapi tim kuat Asia.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Pelatih timnas Indonesia Rahmad Darmawan mewaspadai perubahan taktik yang dilakukan Arab Saudi sejak dilatih Juan Ramon Lopez Caro. Kedua tim akan bertanding dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Asia di Gelora Bung Karno, Sabtu (23/3).

"Arab Saudi berubah dari bermain long passing, sekarang lebih bergaya Spanyol. Mereka memainkan operan-operan pendek. Kami harus ekstra waspada di lini belakang dan saya tekankan kedisiplinan kepada tim. Kami akan hibur penonton, tidak hanya main bertahan," tutur RD dalam jumpa pers.

"Hasil pertandingan melawan Irak [bulan lalu] menjadi pelajaran bagi tim sekaligus referensi. Menghadapi Arab Saudi persiapan kami singkat, tapi ini takkan menjadi dalih. Saya siap bertanggung jawab terhadap hasil pertandingan nanti. Kita tidak hanya mementingkan hasil, tapi juga proses permainan tim."

"Tim sudah menganalisa kekuatan dan kelemahan. Jika Sergio van Dijk dimatikan, saya masih punya "Van Boci" [Boaz Solossa] dan "van-van" lain. Anak-anak akan cari solusi di atas lapangan. Belum ada jaminan tim inti, baru besok pagi akan ditentukan setelah konsultasi dengan tim," jelasnya.

Mengenai isu pencoretan pemain, pelatih berusia 46 tahun itu hanya berujar, "Pencoretan pemain? Saya sudah mengobrol lagi dengan match commissioner, ternyata daftar pemain paling lambat bisa diserahkan 90 menit sebelum kick-off. Saya ingin agar semua pemain tetap fokus untuk pertandingan nanti."

Sempat ada rumor, Boaz Solossa akan dijadikan kapten dalam laga besok. RD pun menanggapinya dengan santai, "Sekarang pangkatnya letnan satu. Lihat besok."


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait