thumbnail Halo,

Tiga kali gagal menggelar pertandingan karena terkendala keamanan


LIPUTAN    FAHRI RAYYANA   DARI    SURABAYA    
 
Tiga kali sudah tim Persebaya yang main di Divisi Utama (DU) versi PT Liga Indonesia gagal bertanding dengan alasan tak mendapat restu dari pihak keamanan. Tak ingin kejadian yang sama terulang untuk keempat kalinya, manajemen meminta PT Liga Indonesia turun tangan untuk melobi pihak keamanan.


Seharusnya, Persebaya DU harus bertanding lawan Deltras Sidoarjo dan Perseba Bangkalan Super. Namun dua partai ini batal karena pihak keamanan yang tak memberikan izin. Bahkan, laga lawan Deltras harus ditunda hingga dua kali. Sesuai jadwal, Jumat (29/3) mendatang, mereka kembali bermain home melawan Persebo Bondowoso.

Kecil kemungkinan laga ini bakal terlaksana di Stadion Gelora Bung Tomo. Mengingat hingga saat ini pihak keamanan, yakni Polrestabes Surabaya belum mencabut surat pembekuan sementara izin sepakbola di Kota Surabaya. Namun pihak Persebaya DU tak ingin laga ini tertunda.

Untuk mewujudkan keinginan itu, manajemen meminta PT Liga Indonesia selaku regulator, turun tangan dalam perundingan dengan Polrestabes Surabaya. Menurut manajer Bambang Pramukantoro, besar harapan dari manajemen agar tim arahan Tony Ho tetap bermain di GBT.

"Kami ingin PT Liga Indonesia memberikan pemahaman tentang perkembangan sepakbola nasional, Jawa Timur serta Surabaya khususnya, kepada pihak keamanan," harap Bambang.

Uston Nawawi cs gagal menantang tuan rumah Deltras, 2 Maret lalu. Kemudian berlanjut menjadi laga tunda pada 22 Maret. Namun, kembali kandas dan berubah menjadi, 6 April mendatang. Berlanjut dengan penundaan laga melawan Perseba Super, di Stadion Untung Suropati, Pasuruan, 16 Maret lalu. "Kami kini menunggu perkembangan dari PT LI," tutup Bambang.(gk-31)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait