thumbnail Halo,

Didik berharap, kembalinya Gustavo Lopez bisa memberikan suntikan motivasi tambahan kepada rekan-rekannya.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  LAMONGAN    

Persela Lamongan baru saja dikalahkan PSPS Pekanbaru 4-2, Sabtu (16/3) lalu. Namun dalam laga ini, sang playmaker sekaligus kapten tim, Gustavo Fabian Lopez, tidak bermain. Ia absen, karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Tapi menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) pada Rabu (27/3) mendatang, Gustavo siap comeback.

"Besar kemungkinan, Gustavo Lopez bisa kembali turun saat lawan PBR. Hukuman akumulasi sudah berakhir, dan cederanya juga sudah mulai membaik. Ia sudah mengabarkan kepada saya, sudah siap diturunkan pada laga nanti," ungkap caretaker Persela Lamongan Didik Ludiyanto kepada GOAL.com Indonesia.

Kekalahan dari PSPS Pekanbaru juga memupus tren positif di dua laga sebelumnya pasca Didik menjadi caretaker. Didik yang didapuk menggantikan Gomes de Oliviera yang dipecat manajemen, mampu mengantar skuat Persela meraih kemenangan atas Mitra Kukar dan Persija Jakarta, sebelum terhenti di kandang PSPS Pekanbaru.

Tampilnya Gustavo Lopez di laga lawan PBR nanti, jelas Didik, diharapkan bisa memberikan suntikan motivasi tambahan kepada rekan-rekannya, serta bisa mempertajam serangan-serangan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Sejauh ini, Gustavo Lopez memang terkenal sebagai kreator serangan Persela bersama Oh Inkyun dan Jimmy Suparno.

"Kehadiran Lopez di lapangan memang sangat berpengaruh bagi Persela. Sebab, ia bisa membuat serangan Persela jadi lebih hidup," puji Didik.

Pasca lawan PSPS, skuat Persela kini masih libur untuk menjalani recovery. Mereka diagendakan akan kembali menggelar latihan pada Rabu (20/3) ini. Usai menjamu PBR, Persela akan kedatangan Sriwijaya FC, selang beberapa hari kemudian.

Sementara itu, Persela juga membutuhkan kesegaran dalam menyongsong Indonesia Super League (ISL) musim ini. Untuk memperoleh kesegaran ini, tim pelatih mulai melirik pemain-pemain muda yang jarang masuk ke dalam line-up.

Didik mengatakan, kehadiran para pemain muda bisa membuat suasana tim menjadi lebih segar. Selain itu, bergabungnya pemain muda dengan pemain senior, akan memberikan pengaruh positif bagi para pemain muda itu sendiri.

"Pemain-pemain muda bisa mengambil hal-hal positif dari pemain senior. Ini akan membuat pemain muda akan lebih cepat berkembang," terangnya.

Dipaparkan oleh Didik, pada sesi latihan Rabu (20/3) besok, ia akan memanggil para pemain muda untuk bergabung. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih itu menambahkan, setiap pemain muda memiliki kans untuk masuk ke dalam line-up Persela di setiap pertandingan. Asalkan, mereka mampu menunjukkan kemampuannya secara baik.

"Saya sudah menghubungi mereka [para pemain muda] untuk mengajaknya latihan besok. Kita lihat saja nanti," pungkasnya.

Sejauh ini, kepercayaan Didik kepada pemain muda sudah ia tunjukkan. Yakni, dengan sering memberikan kesempatan kepada Fandi Eko Utomo untuk bermain bersama skuat Persela, meski ia kerap turun sebagai pemain cadangan. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait