thumbnail Halo,

Anggap tak ada potensi gesekan antara Persebaya DU dengan Perseba Bangkalan


LIPUTAN    FAHRI RAYYANA    DARI     SURABAYA    

Persebaya DU maish berharap bisa menggelar pertandingan kandang di Surabaya. Asa ini mengapung sebagai respon atas keluarnya wacana larangan Persebaya main di Surabaya.  Sesuai jadwal, Persebaya DU harusnya bermain lawan Perseba Bangkalan Super, Sabtu (16/3) di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Selanjutnya, Uston Nawawi dan kawan-kawan menghadapi lawan berat lainnya, yakni Deltras, Jumat (22/3) di Stadion Kanjuruhan.

Dengan adanya wacana ini, praktis pertandingan lawan Perseba terancam tak bisa digelar di Stadion GBT. Meski begitu, manajer Persebaya DU, Bambang Pramukantoro berharap laga ini tetap digeber di Surabaya. Sebab tak ada gesekan atau potensi konflik antara suporter Persebaya dengan pendukung Perseba.

"Dengan alasan itu, kami berharap saat melawan Perseba nanti, tim kami masih bisa bermain di Stadion Gelora Bung Tomo," harap pria berkacamata ini.

Untuk kesekian kalinya, Bambang juga menyampaikan keberatannya bila pertandingan tunda lawan Deltras, digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, seharusnya, pertandingan digelar di Gelora Delta Sidoarjo, 2 Maret lalu.

Tapi karena tidak mendapat izin dari pihak keamanan, dikarenakan disharmonisasi Bonek dan Deltamania, maka penyelenggaraan pertandingan diputuskan pindah ke Malang. Namun meletusnya bentrok antara Aremania, Bonek dan warga membuat Persebaya DU semakin khawatir

Bambang pun meminta PT Liga Indonesia (LI) meninjau kembali dengan alasan keamanan. "Alternatifnya ya Stadion Bangkalan atau luar pulau sekalian," sambung mantan manajer tim sepakbola Jawa Timur (Jatim) di PON XVIII Riau 2012 ini. (gk-31)



GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait