thumbnail Halo,

Selain korban tewas, ada tiga korban lain yang mengalami luka parah.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  GRESIK    

Masalah klasik sepakbola kembali terulang, di mana perseteruan antarsuporter kembali terjadi. Diduga Bonek, seorang pemuda yang memakai atribut Persebaya, dihajar oleh oknum Aremania, sebutan bagi suporter Arema, hingga tewas.

Kejadian bermula, saat sekumpulan pemuda ini hendak menyaksikan pertandingan antara Gresik United dan Arema, yang diselenggarakan di Stadion Petrokimia, Kamis (7/3). Tiba-tiba, saat melintas di depan pintu gerbang Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) yang berada di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, mereka bertemu dengan rombongan Aremania yang  membuat mereka langsung kontak fisik.

"Sebenarnya suporter yang dikeroyok tersebut akibat salah sasaran, sebab suporter tersebut akan menonton pertandingan Gresik lawan Arema, mereka juga warga Gresik. Hanya saja, ia berkostum Bonek dan ini yang mengundang kemarahan Aremania," ujar kapolsek Kebomas Kompol Yulianto kepada para wartawan di RSUD Ibnu Sina.

Akibat tawuran tersebut, satu orang atas nama Mohammad Erik Setiawan (17), warga Klagen Kecamatan Wringinanom Gresik, menghembuskan nafas terakhir. Ia sempat dirawat beberapa jam di RSUD Ibnu Sina, namun karena mengalami luka yang cukup serius dan kondisinya kritis, maka korban tak terselamatkan.

Selain korban tewas, ada tiga korban lain yang mengalami luka parah akibat dikeroyok  Aremania, sedangkan lima lainnya mengalami luka ringan. Ketiga korban luka parah adalah  Suprianto (22) warga Bareng Kecamatan Benjeng Gresik,  Erik Pranata (17) dan Andre Subagio (17), keduanya warga desa Klagen kecamatan Wringinanom.

Mereka sekarang, masih mendapatkan  perawatan  intensif  di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD  Ibnu Sina. Sementara lima korban yang mengalami luka ringan, sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

"Saya tidak tahu siapa yang memulai, namun tiba-tiba dua kelompok suporter saling menghina, hingga terjadi saling lempar batu di sepanjang Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Suporter Arema pakai bus dan truk, sementara kami menggunakan sepeda motor berjalan berarak-arakan,” papar salah satu korban, Andre Subagio.

Sementara itu, aparat kepolisian yang mengetahui adanya korban tewas akibat dimassa oleh oknum Aremania, langsung mengejar para pelaku. Pelaku yang sudah pulang dengan menggunakan truk dan bus melalui jalan tol, kemudian dihentikan di wilayah Sidoarjo.

Meski begitu, sampai dengan berita ini ditulis, belum ada laporan secara rinci tentang berapa oknum Aremania yang terlibat dan diamankan oleh pihak polisi. Sedangkan korban masih menjalani proses otopsi, dan segera akan dimakamkan. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait