thumbnail Halo,

Matsunaga dan Chena terlibat baku pukul dalam sesi latihan Rabu (6/3) kemarin.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  GRESIK    

Jelang derby Jawa Timur (Jatim) menghadapi Arema di Stadion Petrokimia, Kamis (7/3), suasana skuat Gresik United terlihat kurang kondusif. Hal itu dikarenakan dua pemain asing mereka, Matsunaga Shohei dan Gustavo Chena, terlibat baku pukul dalam sesi latihan Rabu (6/3) pagi WIB.

Akibat perkelahian ini, Matsunaga dan Chena mengalami luka ringan di bagian wajah. Tidak banyak yang tahu, asal muasal pemicu dari perkelahian tersebut. Namun, asisten pelatih Gresik United Khusaeri menduga perkelahian ini dipicu karena persoalan pribadi kedua pemain.

“Saya tidak tahu persis penyebabnya. Yang jelas, itu urusan pribadi mereka. Saya sendiri juga kaget. Karena awalnya, saya mengira itu hanya guyonan, tapi kok lama-lama terlihat serius, karena suara pukulan dalam perkelahian ini terdengar keras,” ujar Khusaeri kepada GOAL.com Indonesia.

Beruntung, tim pelatih dengan dibantu oleh para pemain Gresik United lainnya, segera melerai dan memisahkan mereka berdua. Khusaeri berharap, kejadian itu tidak sampai mempengaruhi persiapan tim jelang lawan Arema.

"Jangan sampai, perkelahian itu berpengaruh pada keutuhan tim saat melawan Arema nanti. Kini setelah saya damaikan, mereka sudah saling memaafkan dan berpelukan. Semoga tidak merembet pada persiapan tim," harapnya.

Pria yang didapuk bersama dengan Suwandi HS menjadi suksesor Suharno itu juga membeberkan, bila pada laga menghadapi Arema, Chena akan kembali diplot sebagai kapten tim. Pemain asing asal Argentina itu kembali menyandang ban kapten, setelah Sasa Zacevic harus menjalani hukuman akumulasi kartu lawan Arema.

"Karena Sasa absen akibat akumulasi kartu, maka jabatan kapten dikembalikan lagi kepada Chena. Itu karena kami tidak ada pilihan lain. Chena jarang berkomunikasi di lapangan, ia terlalu pendiam. Semoga di laga lawan Arema ia bisa menjalankan perannya dengan baik, terlepas dari insiden [perkelahian] itu," kata Khusaeri.

Saat disinggung mengenai Arema, Khusaeri mengungkapkan, Arema adalah tim tangguh yang dihuni banyak pemain berkualitas. Di sana ada berderet pemain berkualitas seperti Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Dendi Santoso, Alberto Goncalves, Cristian Gonzales, maupun Keith Kayamba Gumbs.

"Arema sangat kuat, banyak pemain bintang di sana. Tapi bukan berarti susah untuk dipatahkan. Poin sempurna adalah target kami. Untuk menjegal Arema hanya ada satu jurus, yakni harus meredam kecepatan mereka," tegasnya.

Dalam hal teknis permainan, Khusaeri mengaku akan mengandalkan permainan bola-bola pendek. Strategi ini tampaknya sudah dipersiapkan dengan matang. Pasalnya, beberapa hari yang lalu jelang laga lawan Arema, Khusaeri sudah menggenjot para pemainnya dengan menu latihan bola-bola pendek.

"Serangan bola-bola pendek yang cepat, saya rasa ampuh untuk mengimbangi kecepatan Arema. Selain itu, permainan yang bagus di lapangan, tidak hanya ditentukan oleh faktor skill pemain saja, tapi juga mental. Kekalahan yang lalu harus bisa dilupakan, tatap laga selanjutnya dengan optimis. Niscaya mental akan terangkat dan penampilan akan lebih bagus dari kemarin," pungkasnya. (gk-43)

Prakiraan Susunan Pemain:

Gresik United: Agung Prasetyo (pg); Lan Bastian, Park Chul Hyung, Supandi, Kacung Munib; Gustavo Chena, Agus Indra, Ahmad Sembiring Usman, Shohei Matsunaga, Siswanto; Aldo Barreto.

Arema: Kurnia Meiga (pg), Victor Igbonefo, Purwaka Yudi, Hasim Kipauw, Beny Wahyudi; Egi Melgiansyah, Thierry Gatheussi, Gede Sukadana, Dendi Santoso; Cristian Gonzales, Alberto Goncalves.


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait