thumbnail Halo,

Albert Rudiana, asisten pelatih Persiba Bantul mengatakan cukup senang dengan hasil seri


LIPUTAN    NINA RIALITA      DARI     MEDAN    

Pelatih Kepala Pro Duta FC, Roberto Bianchi mengakui timnya masih punya kelemahan yang sama hingga harus seri 0-0 dalam Persiba Bantul di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang, Rabu (27/2) sore.

Dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) ini, Beto-sapaan akrabnya melihat skuatnya masih grogi dan gagal menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan, meski menguasai jalannya pertandingan. Dalam dua laga IPL, Pro Duta baru mengemas satu poin. 

"Hampir sama pertandingan seperti lawan Semen Padang (laga perdananya di IPL kalah 2-0). Kali ini, kami lebih banyak menguasai  pertandingan dibanding  lawan Semen Padang.  Masalahnya, kami kesulitan di tiga perempat ke  depan. Tapi bukan berarti mereka (pemain) belum siap untuk itu. Yang kami lihat banyak pemain yang grogi, belum bisa mengemban tanggung jawab sebesar itu," tuturnya.

Dia tak menampik persoalan membuat gol, lantaran stok striker mumpuni di lini depan yang minim, pascakeluarnya Jorge Yepes, pemain asing asal Spanyol yang terganjal ITC. "Itu masalah  klub soal stok striker.  Sudah banyak dikirim pemain di posisi depan, tapi sampai sekarang belum ada. Kalau kita mencari pemain murah tapi bagus sangat susah. Cari pemain dengan banyak gol ya harga harus mahal. Itu tergantung klub, kalau mampu dan mau," bebernya.

"Kalau tidak mau, terpaksa inilah sesungguhnya (tim) yang kami punya. Kami bisa  main lawan Semen Padang, Persiba Bantul dengan 80 persen kuasai pertandingan tapi tidak bisa buat gol itu sama saja," tegasnya.

Beto menurunkan dua pemain asingnya di partai ini, Jose Galan (gelandang) dan Dennis Romanovs (kiper). Tak banyak peluang, hanya satu shoot on goal tercipta pada menit 65. Saat, Jose Galan memberikan umpan kepada Rahmat yang berada di dalam kotak penalti Persiba, Rahmat menendang bola namun masih sedikit melenceng ke atas kanan gawang Persiba.

Sementara itu, Albert Rudiana, asisten pelatih Persiba Bantul mengatakan cukup senang dengan hasil seri ini. "Alhamdulillah kami dapat poin maksimal di sini," ujarnya. Apalagi, lanjut Albert, sepanjang pertandingan skuatnya kesulitan menyerang dan banyak bertahan. "Kami kesulitan menyerang, bukan murni bertahan. Kebetulan lawan bagus, disiplin posisi mereka bagus," tuturnya.

Albert mengurai di pertandingan ini, skuatnya memiliki kendala dengan cuaca plus tim yang baru beberapa kali latihan jelang laga. "Iya salah satunya kendala tim baru latihan. Kedua kami sangat kepanasan, pemain kami biasanya agresif jadi drop," jelasnya.

Kiper Persiba, Wahyu Tri Nugroho menambahkan timnya beruntung bisa meraih satu poin. "Pro Duta mainnya rapi sekali, mereka banyak menyerang. Kami beruntung dapat satu poin, ini untuk motivasi pertandingan selanjutnya," pungkasnya.

Dalam pertandingan ini, wasit Nopendri mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Suyatno menit 54, Jose Pedro Galan menit 58, dan Rahmat Hidayat menit 16.  Dan, dua kartu kuning Persiba untuk Slamet Widodo menit 14 dan Nopendi menit 16. (gk-38)

Pro Duta (4-3-3) : Dennis Romanovs (gk), Suyatno (C), Saralim Sowahu, M Rifqi, Faisal Azmi, Jose Pedrosa Galan/Indra Kembar Bungsu (67'), Rahmat Hidayat, Rahmat Hidayat, Gozali Muharram/M Raul (83'), Sutrisno/Yusuf Efendi (45')
Pelatih : Roberto Bianchi

Persiba (5-3-2) : Wahyu Tri Nugroho (gk), A Taufiq, Eduardo Bizaro, Slamet Widodo, Nopendi, Kerry/Danan Puspito (77), Arwin Rabda, Slamet Nurcahyo/Johan Manaji (fc'), Ezequiel Bonzalez (C), Ugiek, I Made Wira Hadi/Imam (78')
Pelatih : M Basri

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait