thumbnail Halo,

Akibat dari kekalahan ini, Gresik United harus terlempar dari posisi lima besar.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  GRESIK    

Dua kali sudah Gresik United menelan kekalahan di kandang sendiri. Pertama, atas tim Mitra Kukar dengan skor 3-1. Dan terbaru, kalah 1-0 atas Pelita Bandung Raya (PBR) dalam laga yang digelar di Stadion Petrokimia, Minggu (24/2). Atas hasil kurang memuaskan ini, pelatih Gresik United Suharno tak mau menyalahkan para pemainnya.

“Saya mengakui, jika anak-anak main kurang maksimal dan tampil di bawah form pada pertandingan ini. Tapi saya takkan menyalahkan para pemain, saya sendiri yang akan bertanggung jawab atas hasil pertandingan kali ini,” tegas Suharno pada sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Pada laga tersebut, Gresik harus menelan malu di hadapan para pendukungnya sendiri melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh sang kapten, Gustavo Chena. Alih-alih membuang bola keluar lapangan, sundulan pemain berkebangsaan Argentina ini pada menit ke-75 malah meluncur deras ke gawang sendiri, yang dikawal Hery Prasetyo.

“Sebenarnya pada babak pertama, anak-anak sudah bermain dengan bagus. Namun di babak kedua, kami terbawa permainan lawan. Ini yang akan saya cari tahu penyebabnya, kenapa sampai begitu? dan apa penyebab kami tampil di bawah form kali ini? Ke depan, saya akan kumpulkan para pemain, untuk berbicara dari hati ke hati soal itu,” papar arsitek Arema musim lalu tersebut.

Usai dikalahkan Mitra Kukar, pada 8 Februari lalu. Penampilan skuat Gresik United memang terlihat angin-anginan. Berhasil menahan seri 2-2 tuan rumah Persija Jakarta di Solo, mereka lantas dihajar PSPS Pekanbaru di Riau 2-0. Dan kini saat bermain di kandang sendiri pun, mereka malah dikalahkan oleh PBR, yang sebelumnya hanya menghuni papan bawah klasemen sementara.

Saat disinggung mengenai mental bertanding para pemainnya yang tengah ‘drop’, Suharno juga tak menampiknya. Namun ia juga mengaku tidak tahu secara pasti, apa penyebab para pemainnya tidak bisa bermain sesuai harapan.

“Ini jelas mengecewakan semua pihak, karena kami gagal memenangi pertandingan sebagai kado untuk momentum perayaan ulang tahun kota Gresik. Padahal, saya sendiri belum sembuh benar dari sakit, tapi saya paksakan untuk melatih dan mendampingi tim. Namun, saya tidak tahu dan heran, kenapa anak-anak kok bisa bermain seperti itu?” keluh Suharno.

Masuknya Risky Novriansyah pada menit ke-67 menggantikan Agus Indra Kurniawan, serta April Hadi di menit ke-57 menggantikan Siswanto, juga tak berujung akan lahirnya perubahan. Dua pemain dengan tipikal menyerang itu gagal mendulang gol, sekaligus gagal menyelamatkan muka Gresik United di hadapan para pendukungnya sendiri.

Akibat dari kekalahan ini, Gresik United harus terlempar dari posisi lima besar. Laskar Joko Samudro kini berada di peringkat keenam, dengan donasi 13 poin dari sembilan kali pertandingan. Sedangkan kemenangan, membantu tim PBR sukses meninggalkan papan bawah klasemen sementara, dan langsung merangkak ke peringkat sepuluh dengan torehan sembilan poin. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait