thumbnail Halo,

Sumin menyatakan, kemampuan skuatnya menyamakan skor setelah tertinggal terjadi karena beberapa perubahan strategi di babak kedua.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    

Skuat PSMS Medan Divisi Utama PT Liga memetik satu poin dari laga away melawan PSAP Sigli yang berakhir dengan skor 2-2. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kuta Asan, Minggu (24/2) sore, PSMS lebih dulu tertinggal dua gol PSAP lewat Zulfadli (menit ke-33) dan Bissa Donald (menit ke-64). PSMS menyamakan kedudukan melalui gol Edgar Rolon (menit ke-76) dan gol krusial Hardiantono (menit ke-90).

Pelatih Kepala PSMS Suimin Diharja mengakui tambahan satu poin di laga tandang cukup baik buat Afan Lubis dkk untuk kebangkitan tim yang di partai sebelumnya kalah telak 4-0 dari PS Bangka. Dengan ini, PSMS sudah mengantongi empat poin dari tiga laga dengan sekali menang, sekali kalah dan sekali seri.

“Ini laga away. Satu poin sangat berharga. Kami pikir ini sangat baik untuk mengawali kebangkitan kami. Anak-anak juga sudah bekerja keras di pertandingan ini," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia.

Kemampuan skuatnya menyamakan skor setelah tertinggal, lanjut Suimin, terjadi karena beberapa perubahan strategi di babak kedua.

"Perubahan strategi tadi kami lakukan saat waktu terdesak. Kami bermain agresif dengan dua striker dan syukur kami bisa mencetak dua gol penyama kedudukan,” jelasnya.

Tim pelatih PSMS melakukan pergantian pemain pada babak kedua dengan memasukkan gelandang asal Paraguay Edgar Rolon yang menghidupkan peluang PSMS. Suimin juga mengganti kapten tim Afan Lubis pada menit ke-75 dan Affandi Lubis. Pergantian ini langsung berbuah manis dengan langsung terciptanya Gol Edgar Rolon. Selanjutnya, pada injury time bek muda Hardiantono menyamakan skor 2-2 diawali dengan tendangan bebas Alamsyah Nasution dan diheading Affandi Lubis, bola mentah diselesaikan oleh Hardiantono dan tak bisa dihalau kiper PSAP yang dikawal eks PSMS, Sahbani.

Sedangkan kapten PSMS Afan Lubis mengatakan cukup lega dengan hasil imbang ini.

"Alhamdulilah kami dapat poin, berkat teman-teman semua yang bermain tanpa gampang menyerah. Walaupun ketinggalan dua gol," tuturnya.

"Selain itu, Bang Suimin juga jeli membuat strategi. Dari kami bertahan langsung pressing ke tim lawan dan gol. Semua pemain bermain bagus. Mudah-mudahan ini bisa menambah motivasi kami untuk laga selanjutnya," jelasnya.

Sementara itu, pelatih PSAP Rudi Saari cukup kecewa dengan kegagalan timnya mempertahankan keunggulan dua gol timnya.

“Tadi anak-anak kurang konsentrasi saat sudah unggul. Tapi, saya pikir mereka sudah berusaha,” ujarnya.

Dalam pertandingn ini, wasit mengeluarkan tujuh kartu kuning empat untuk Rahmad, Heri Sahputra, Zulfikar dan Moussa Traore (PSAP) serta tiga untuk PSMS oleh Susanto, Hardiantono dan Riko. Juga satu kartu merah untuk Edgar Rolon (PSMS). (gk-38)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait