thumbnail Halo,

Dua kekalahan Persib di Kalimantan menghadirkan kritikan tajam pada tim namun Sergio van Dijk memilih bersikap positif menghadapinya.


GUNAWAN WIDYANTARA     DARI    BANDUNG   


Dua kali sudah Sergio van Dijk musim ini memperkuat Persib Bandung dengan torehan satu gol dan satu assist. Catatan tersebut tentunya tidak mengecewakan namun cerita berbicara lain saat menyoal hasil akhir di dua pertandingan tersebut.

Sergio sukses menjebol gawang Persisam Samarinda dan memberi umpan manja untuk disempurnakan Abanda Herman ke gawang Mitra Kukar, tetapi tetap saja di dua duel tersebut Persib dipaksa menelan kekalahan yang menghadirkan kritikan tajam pemerhati sepakbola di Bandung.

Van Dijk memahi situasi dan menyadari bermain di sebuah klub dengan dukungan besar pasti menghadirkan ekspektasi tinggi. Hal ini pula yang menjadi dasar pentingnya bagi Pangeran Biru untuk meraih hasil positif di laga selanjutnya.

"Secara mental para pemain merasa kecewa meraih hasil negatif di Kalimantan, demikian pula saya," kata van Dijk kepada GOAL.com Indonesia.

"Kami tahu Persib baru melakoni enam pertandingan. Waktu untuk keluar dari situasi sulit  dan membuka peluang juara masih banyak."

"Para pemain Persib sadar bermain di tim besar dengan dukungan istimewa dari bobotoh pasti diiringi ekspektasi besar. Sebagai pemain kami menerima kritikan. Kritikan yang datang adalah lecutan bagi setiap orang dalam tim untuk meningkatkan kualitas permainan di atas lapangan."

Van Dijk kemudian menjelaskan proses adaptasinya di Bandung.

"Proses peleburan ke dalam tim berjalan lancar. Saya mulai memahami kualitas yang dimiliki setiap individu di dalam tim," ungkapnya.

"Sebaliknya, semua rekan dalam tim mulai memahami permainan saya. Dibutuhkan sedikit waktu lagi dan pengulangan di sesi latihan." (gk-15)

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait