thumbnail Halo,

Menghadapi Sriwijaya FC, satu satunya cara untuk tetap pada jalur juara adalah menang dan meraih tiga poin.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    
Serentetan persiapan intensif sudah dilakukan Arema Indonesia ketika menjamu kedatangan Sriwijaya FC di Kanjuruhan, Minggu (24/2). Tujuannya satu, angka absolut untuk tetap bisa berkampanye menjadi jawara Indonesia Super League 2012/13.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Arema masih belum bisa diperkuat oleh Greg Nwokolo dan Sunarto, dua striker itu masih menderita cedera sehingga perannya di lini depan akan digantikan rekannya. Sedangkan dua pemain yang dikhawatirkan kondisinya, yaitu Purwaka Yudhi dan Egi Melgiansyah, sudah mengikuti jalannya latihan secara maksimal.

Pelatih Arema Rahmad Darmawan menyebutkan, Sriwijaya FC bukanlah tim kacangan, meski sampai sejauh ini juara bertahan belum bisa menang di kandang lawan, tetapi efek kejutan akan tetap diperhatikan mengingat reputasi sang lawan tetap di atas Arema dalam sejarah pertemuan keduanya.

Dari rekor head to head sejak tim SFC diakuisisi dari Persijatim, keduanya sudah bertemu sebanyak 13 kali dalam kompetisi liga. Tiga di antaranya dimenangkan Arema, lima kali imbang dan lima kali kalah.

"Sriwijaya tetap saya pandang sebagai tim kuat, saya sudah mempersiapkan menyambut laga ini, menjadi penting karena kami bermain dikandang sendiri, kita memang sudah dua kali bertemu di uji coba pramusim dengan saling mengalahkan, tetapi itu bukan jaminan kekuatan terbaru saat ini," kata Rahmad Darmawan usai latihan terakhir tim.

RD yang juga pernah membesut Sriwijaya mengatakan jika Arema harus berkonsentrasi selama 90 menit, konsentrasi itu tidak boleh hilang meskipun dalam bentangan waktu ada keputusan wasit yang tidak bagus.

"Konsentrasi dan konsentrasi harus tetap dipegang, kita sudah banyak mendapatkan pelajaran di laga away dimana akibat konsentrasi lengah, kita menjadi kebobolan," urai RD.

Satu hal yang dilatih oleh RD sebelum kontra melawan SFC adalah kemampuan para pemainnya ketika menyerang dan bertahan. Kombinasi ini harus bagus terutama ketika menyerang. Sebab, RD mengatakan, SFC akan sama dengan tipikal klub yang datang ke Kanjuruhan.

"Saya kira kontra strategi mereka adalah bertahan dengan dalam. Kemudian secara tiba-tiba melakukan serangan balik. Saya harus waspada," tuturnya.

Sementara itu, dari kesiapan panpel. Akan ada 33.000 ribu tiket yang dicetak, dengan tiga kategori, ekonomi seharga 25.000 ribu, VIP Rp.100.000 dan VVIP Rp.150.000. Panpel juga akan tetap menggunakan tiket gelang yang sudah terbukti sukses menekan angka kebocoran penonton yang datang. (gk-48)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.


Terkait