thumbnail Halo,

Roekito menilai, kesempatan timnya membawa pulang poin pada laga nanti cukup terbuka.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  MADURA    

Baru saja dikalahkan oleh Barito Putera 2-1, rupanya tak membuat Persepam Madura United (P-MU) patah arang. Kini mereka membidik poin pengganti, kala mengunjungi markas Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013, Sabtu (23/2).

Keinginan kuat untuk mendulang poin di markas tim berjuluk Beruang Madu tersebut, diutarakan langsung oleh sang allenatore Persepam Daniel Roekito. Ia menilai, kesempatan timnya membawa pulang poin pada laga nanti cukup terbuka.

"Kami sadari, kami baru saja kalah dari Barito. Tapi itu kemarin, kali ini [lawan Persiba] kami tak ingin kembali gagal. Pokoknya, kami ingin menang dari Persiba di laga nanti," ujar Daniel Roekito saat dikonfirmasi GOAL.com Indonesia.

Ucapan pelatih yang juga pernah melatih Persik Kediri, Persisam Samarinda, dan Persib Bandung tersebut, bukan berarti meremehkan kekuatan calon lawan. Sebab, ia menganggap, Persiba saat ini juga tengah on fire usai mengalahkan Persela Lamongan 1-0, pada pertandingan sebelumnya.

“Persiba sekarang juga sedang on fire, usai menang dari Persela. Mereka tim kuat, dengan materi pemain muda dan memiliki pelatih jenius Herry Kiswanto. Tapi sebagai sebuah tim, tentunya kami juga ingin hasil maksimal pada laga nanti," jelasnya.

Daniel mengaku, dalam lawatan timnya ke Kalimantan Timur Jilid I kali ini, hanya membawa sebanyak 16 pemain. Itu sudah termasuk dua pemain yang kini kondisinya tengah meragukan, Zaenal Arif dan Michael Orah.

“Mereka berdua masih cedera. Tapi, mudah-mudahan saja mereka segera pulih dan dapat kembali gabung bersama skuat pada laga nanti, masih ada waktu untuk memaksimalkan kondisi yang ada saat ini. Kita lihat saja, sampai dengan jelang pertandingan dimulai," tandas Daniel.

Ia juga menjelaskan, jika pihaknya sudah mengambil pelajaran dari laga sebelumnya, di mana para pemainnya terlalu membiarkan para pemain lawan melakukan penetrasi di ruang pertahanan Persepam. Selain itu, Daniel juga mewanti-wanti para pemainnya untuk tetap dan terus berkonsentrasi selama 90 menit.

“Dari beberapa catatan saya pada laga itu adalah, para pemain terlalu membiarkan pemain Barito  bermain di sektor pertahanan kita. Dan, gol bunuh diri itu terjadi, karena para pemain tidak fokus pada menit-menit akhir pertandingan,” pungkasnya. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait