thumbnail Halo,

Daniel mengaku akan terus melatih konsentrasi para pemainnya.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  MADURA    
Untuk kesekian kali, Persepam Madura United (P-MU) gagal mendapatkan poin di laga tandang. Kali ini, kekalahan didapat dari tuan rumah Barito Putra, dalam laga yang diselenggarakan di Stadion Demang Lehman, Selasa (19/2). Lebih menyesakkan lagi, kekalahan ini ditentukan oleh gol bunuh diri salah satu pemain Persepam, saat pertandingan hanya menyisakan waktu sekitar 30 detik.

Menurut pelatih Persepam Daniel Roekito, para pemainnya terlalu membiarkan skuat lawan dalam mengembangkan permainan. Terutama, dalam hal melakukan penetrasi di ruang pertahanan Persepam. Akibatnya, Barito Putra sukses menambah gol, sekaligus memastikan diri keluar sebagai pemenang.

“Dari beberapa catatan saya pada laga itu adalah, para pemain terlalu membiarkan pemain Barito  bermain di sektor pertahanan kita. Dan, gol bunuh diri itu terjadi, karena para pemain tidak fokus pada menit-menit akhir pertandingan,” kata Daniel Roekito saat dikonfirmasi GOAL.com Indonesia.

Pada partai yang berlangsung di bawah guyuran hujan gerimis tersebut, Barito Putera unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak pemain belakang Henry Nyobi Elad, pada menit ke-50. Namun delapan menit berselang, giliran skuat Persepam sukses membalasnya lewat gol yang dicetak oleh Ishak Jober.

Tapi petaka tim berjuluk Laskar Sapeh Kerap tersebut, terjadi pada masa injury time, atau tepatnya pada menit ke-92. Di mana Firly Apriansyah membobol gawangnya sendiri, sekaligus memupuskan harapan Persepam meraih satu poin di kandang lawan.

Gol bunuh diri ini berawal dari sebuah crossing sayap kiri Barito, yang dilancarkan oleh Dedi Hartono. Pada saat itu, Firly yang berniat menghalau bola dengan kakinya. Tapi malah mengarahkan bola ke gawang sendiri, sekaligus membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Barito Putra. Skor itu bertahan sampai dengan peluit panjang dibunyikan oleh wasit, tanda berakhirnya pertandingan.

Ke depan, Daniel mengaku akan terus melatih konsentrasi para pemainnya, dan juga mengasah mentalnya. Sebab ia menilai, dari beberapa laga yang sudah dilakoni oleh skuat Persepam, para pemain memang agak kurang di dalam konsentrasi dan disiplin.

“Ini [konsentrasi dan disiplin pemain] yang terus saya garis bawahi sejak awal kompetisi. Karenanya, saya akan terus ajak pemain untuk bekerja keras, disiplin, dan konsentrasi pada setiap laga. Sebab tanpa itu, saya rasa akan sulit untuk memenangi sebuah pertandingan. Apalagi, bila pertandingan itu dilaksanakan di luar kandang dan bermain di hadapan suporter lawan,” jelasnya.

Pada laga selanjutnya, Persepam akan ditantang oleh Persiba di Balikpapan pada Sabtu (23/2) mendatang. Pada partai sebelumnya, Persiba sukses menekuk Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0.

“Tidak ada perubahan, saya tetap akan instruksikan kepada para pemain untuk mengimbangi permainan Persiba. Dan saya berharap, kami dapat memperoleh hasil lebih bagus saat bertemu Persiba nanti,” pungkasnya. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait