thumbnail Halo,

Djajang menyatakan, pihaknya sengaja tidak pasang target muluk-muluk karena tim yang dihadapi memang bukan sembarangan.


LIPUTAN  SLAMET RIYANTO     DARI  SAMARINDA    
Pelatih Persib Bandung Djajang Nurjaman menargetkan hasil imbang pada lanjutan Indonesian Super League (ISL) menghadapi Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Kamis (21/2).

"Kami realitas saja menghadapi Mitra Kukar sebagai pemuncak klasemen saat ini, bisa mencuri poin [imbang] sudah hasil yang bagus," terang Djajang Nurjaman, kepada GOAL.com Indonesia, Rabu (20/2).

Dikatakannya, pihaknya sengaja tidak pasang target muluk-muluk karena tim yang dihadapi memang bukan sembarangan. Menurutnya, Mitra Kukar memiliki pemain yang cukup baik secara kualitas mulai dari lini belakang sampai depan.

"Butuh kerja keras untuk bisa menjebol pertahanan Mitra Kukar, namun kami yakin pasti ada celah," imbuhnya.

Ia optimisitis tim besutannya bakal menyulitkan skuad Naga Mekes, julukan Mitra Kukar pada pertandingan nanti. Para pemain Persib memiliki motivasi lebih untuk mengalahkan tim papan atas.

"Sehebat-hebatnya suatu tim tentu ada kelemahannya. Artinya, sekecil apa pun celah dalam Mitra Kukar akan kami manfaatkan secara maksimal. Tentunya datang ke Kutai Kartanegara ini tidak untuk sekadar main," katanya.

Menghadapi Mitra Kukar, Djajang Nurjaman juga telah mempersiapkan bomber anyarnya, Sergio van Dijk untuk turun sebagai starter. Bahkan pelatih yang akrab disapa Janur ini telah mematangkan taktik dan strategi untuk menghadapi Tim besutan pelatih Stefan Hansson itu.

Janur juga tidak ingin kembali menanggung malu. Dia pun memastikan telah mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi saat ditekuk Persisam 2-1. Menurutnya kesalahan tersebut antara lain adalah kurang sigapnya skuad Persib menghadapi servis bola mati lawan.

"Dalam atihan persiapan kiita juga mengasah tendangan bebas dan antisipasi dari tendangan bebas lawan. Kita coba menutupi kesalahan di pertandingan sebelumnya. Kita coba memanfaatkan peluang sekecil apapun, termasuk melalui tendangan bebas. Saya akan terus mengingatkan dan driling supaya betul-betul siap," jelas Janur.

DJanur juga  mengaku pihaknya sudah merancang skema formasi permainan yang akan diturunkan pada pertandingan tersebut.

“Dari hasil evaluasi kemungkinan formasi akan dirubah sedikit. Salah satunya formasi dilakukan karena Hariono terakumulasi kartu kuning dan digantikan oleh Asri Akbar,” katanya.

Selain Haryono, dilaga nanti, Persib juga dipastikan tidak akan dapat diperkuat Mbida Messi. Messi sudah meninggalkan Samarinda pada Minggu (17/2) pagi tadi. Pemain gelandang ini pulang ke negaranya, Kamerun. Kepulangan Messi berkaitan dengan meninggal ayahnya beberapa waktu lalu. Menurut Janur, Messi mendapatkan ijin selama 10 hari.(gk-47)



Terkait