thumbnail Halo,

Djoko Susilo juga memuji para legiun asingnya yang dinilai mampu menunjukkan permainan sesuai kualitas.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  SIDOARJO    
Laga Deltras Sidoarjo kontra Perseba Super Bangkalan masih akan dilangsungkan, Senin (25/2) mendatang. Namun, skuat Deltras sudah bertekad akan mempertahankan keangkeran gawang mereka dari kebobolan. Hal yang sama juga berlaku, saat mereka menghadapi Perseba Super Bangkalan.

Dari tiga kali pertandingan yang sudah dilakoni di pentas Divisi Utama PT Liga Indonesia musim 2013, tim berjuluk The Lobster tersebut baru kebobolan satu gol. Mereka berhasil mengemas tujuh poin dari tiga pertandingan, dua kali menang dan sekali imbang. Satu-satunya gol yang masuk ke gawang Deltras, terjadi saat dijamu Persid di Jember, itupun terjadi karena gol bunuh diri pemainnya sendiri, Kasiadi.

“Kami hanya kebobolan satu gol, itupun karena gol bunuh diri. Bagi tim lawan, gawang kami masih perawan. Inilah yang ingin kami jaga di laga-laga selanjutnya,” ungkap pelatih Deltras Sidoarjo Djoko Susilo kepada GOAL.com Indonesia.

Stabilnya mistar Deltras, juga tak luput dari penampilan cemerlang penjaga gawang Ari Kurniawan dan Afriyanto. Ari Kurniawan misalnya, bermain di laga tandang perdana saat dijamu Persekam Metro FC. Saat itu, Ari sanggup mengamankan gawangnya dengan baik, sehingga tidak kebobolan. Namun di akhir babak kedua, Ari dikartu merah oleh wasit dan terpaksa keluar dari lapangan.

Hukuman kartu merah tersebut, membuat Ari absen di dua laga selanjutnya, yakni melawan Persid Jember dan Persipas Paser. Posisinya lantas digantikan oleh Afriyanto. Afriyanto pun menjalankan perannya dengan baik. Ia hanya kebobolan saat lawan Persid, melalui gol bunuh diri rekannya sendiri Kasiadi pada menit ke-18.

“Di laga awal, posisi penjaga gawang kami percayakan kepada Ari. Namun, karena Ari kena kartu merah, posisinya digantikan Afriyanto. Kini Afriyanto menjadi pilihan utama kami, karena penampilannya yang bagus. Di laga selanjutnya, kami kemungkinan besar akan kembali memilihnya,” sambung mantan arsitek Gresik United musim lalu itu.

Tak hanya sektor penjaga gawang, Djoko Susilo juga memuji para legiun asingnya yang dinilai mampu menunjukkan permainan sesuai kualitas. Saat ini, Deltras diperkuat oleh tiga pemain asing, mereka adalah Tomoyuki Sakai yang mempunyai kewarganegaraan Jepang, Cheik Oumar Dombia dari Mali, serta Abdoul Hamidou Traore juga asal Mali.

“Kontribusi mereka sangat bagus di awal musim, inilah yang membuat kami selalu memetik poin di tiga kandang lawan, serta belum pernah terkalahkan di musim ini,” tuturnya.

Bagi Djoko, peran Sakai dan Oumar di lapangan memberikan aura positif bagi The Lobster. Dari kontribusi kedua pemain ini, Deltras selalu bisa membuka peluang yang menghasilkan gol. Sedangkan untuk Traore yang diplot sebagai striker, hingga kini memang masih belum berhasil mencetak gol. Namun, kemandulan Traore tidak bisa dijadikan alat untuk menilai dan mengukur kinerjanya.

“Meski belum cetak gol, tapi Traore sudah menunjukkan permainan yang bagus. Kontribusi dia untuk tim, juga memuaskan,” pungkasnya.

Ya, dari tiga laga yang sudah dilakoni oleh skuat Deltras, kesemuanya digelar di luar kandang alias away. Pada pertandingan selanjutnya, Deltras akan menjamu Perseba Super Bangkalan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Ini adalah laga perdana di kandang sendiri, sekaligus menjadi ujian bagi The Lobster untuk bisa bermain bagus di hadapan Deltamania. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait