thumbnail Halo,

Menurut Didik, mental bagus sangat dibutuhkan Persela saat ini.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  LAMONGAN    
Modal kemenangan di laga kandang terakhir atas Persidafon Dafonsoro, dijadikan modal berharga skuat Persela Lamongan saat bertolak menuju Kalimantan Timur (Kaltim). Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu juga berharap, Fandi Eko Utomo dapat kembali tampil bagus dalam lawatan nanti.

Pada tur Kaltim Jilid I kali ini, Gustavo Fabian Lopez dkk akan menghadapi tuan rumah Persiba Balikpapan pada Selasa (19/2) mendatang. Dan, satu laga lain, menghadapi tuan rumah Barito Putera, empat hari berselang.

Menurut asisten pelatih Persela Lamongan Didik Ludiyanto, mental bagus sangat dibutuhkan Persela saat ini, apalagi pada dua laga selanjutnya mereka akan bermain di luar kandang. Ia menambahkan, di dua laga terakhir saat kalah 3-1 dari Persiram Raja Ampat dan menang 2-0 atas Persidafon, skuat Persela bermain dengan mental jeblok.

“Kekalahan dan hasil buruk di pertandingan sebelumnya harus bisa dilupakan, serta para pemain harus mampu percaya diri dalam menatap pertandingan selanjutnya,” ungkap Didik kepada GOAL.com Indonesia.

Selain faktor mental, penampilan cemerlang Fandi Eko Utomo saat Persela membekap Persidafon di Stadion Surajaya, Kamis (14/2) lalu, menjadi catatan tersendiri bagi tim pelatih Persela. Pertandingan itu menjadi tonggak buat anak Yusuf Ekodono tersebut, lantaran untuk pertama kalinya Fandi masuk dalam line up Persela.

Sebuah kepercayaan yang lantas dibayar lunas oleh Fandi, karena ia mempunyai andil besar dalam bersarangnya dua gol ke gawang Persidafon. Pada laga tersebut, Fandi masuk pada menit ke-68 menggantikan Dhanu Rosade. Begitu masuk ke lapangan, peran lini tengah Laskar Joko Tingkir semakin berkembang.

“Fandi bergabung dengan Persela kira-kira seminggu sebelum kompetisi bergulir, dan saat menjamu Persidafon, itu adalah pertama kalinya ia masuk ke dalam line up. Saat Fandi masuk, kami ternyata mampu memecah kebuntuan. Penampilannya akan menjadi catatan bagi kami dan kami terus memantaunya,” jelasnya.

Tak hanya memecah kebuntuan, pemain dengan nomor punggung 99 itu juga bisa dijadikan sebagai alternatif penyerang, saat striker Persela sedang tumpul. Dari hasil evaluasi usai laga lawan Persidafon, ungkap Didik, performa striker Persela memang sedang tumpul. Terkait hal ini, bomber Persela Samsul Arif pun ditarik mundur dan digantikan Zaenal Arifin menit ke-58. Masuknya Zaenal dan Fandi inilah, yang kemudian memberikan angin segar.

“Fandi bisa masuk menjadi starter, tapi ini tergantung dari kinerjanya. Intinya, kami akan terus memantau perkembangannya ke depan. Karakter pemain seperti inilah yang dibutuhkan saat tim buntu, dan Fandi bisa menjalankan peran ini. Saya tahu betul karakter dia. Yang jelas, Persela hanya akan menurunkan pemain yang siap tempur,” ucap Didik.

Kini, dalam klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) musim ini, Persela berada di peringkat ke-11 dengan raihan enam poin. Enam poin ini diraih Persela, dari hasil mengalahkan Persepam Madura United (P-MU) dan Persidafon.

“Skuat Persela sudah berangkat pukul 11.00 WIB tadi. Semoga mental para pemain bisa stabil saat dijamu Persiba Balikpapan, agar bisa mencuri poin,” ujar media officer Persela Lamongan Arif Bakhtiar, Minggu (17/2). (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait