thumbnail Halo,

Kibarkan bendera putih, konsorsium tak sanggup kembalikan dana Gede Widiade


LIPUTAN     FAHRI RAYYANA     DARI     SURABAYA    
Krisis Persebaya akhirnya berakhir. Kepastian ini didapat setelah Erol Iba dkk mulai berlatih kembali.  Setelah hampir dua bulan libur latihan, skuad Bajul Ijo mengawali latihan dengan futsal di Surabaya, Rabu (13/2). CEO Persebaya Gede Widiade memastikan dimulainya latihan kembali arek arek Persebaya ini. “Ya, tim akan berlatih kembali,” tukasnya.

Disebutkan Gede, panggilan jiwa arek Suroboyo yang murni melatarbelakangi keputusan tersebut. “Sudah tak bisa diharapkan banyak dari konsorsium. Mereka angkat tangan. Hanya semata mata panggilan jiwa sebagai arek Suroboyo yang membuat saya mau kembali,” tambahnya.

Gede menjelaskan, Selasa, (12/2) siang, dia mengadakan rapat dengan petinggi konsorsium dan PT Persebaya Indonesia. Inti dari pertemuan itu adalah, konsorsium menyerah dan angkat tangan.

"Konsorsium akhirnya menyerah untuk mengembalikan dana talangan saya dan itu sudah cukup bagi saya," kata Gede Widiade.

Menurut Gede, bagi seorang bisnisman seperti dia, kata-kata menyerah sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan situasi dan kondisi yang dialami oleh konsorsium. Bila konsorsium menyerah, bagaimana dengan dana talangan Rp9 miliar yang sudah dikeluarkan Gede dari kantung pribadinya untuk membiayai Persebaya sejak Maret 2012 hingga Januari 2013.

"Karena menyerah, jadi sekarang tidak bicara lagi mengenai uang saya Rp9 miliar yang dipinjam konsorsium,” ungkapnya. Dia perlu menjelaskan hal itu karena, tidak ingin suporter dan masyarakat Surabaya salah persepsi.

Gede memang tidak ingin dicap nggandoli Persebaya. Sebab, Sebelumnya, Gede sudah ditawari Komisaris PT Persebaya Indonesia, Saleh Ismail Mukadar untuk membeli saham yang ia miliki supaya Gede tetap menghandle Persebaya. Tapi, permintaan Saleh ditolak secara halus oleh Gede. Sebab, tujuan awal Gede mau menghandle Persebaya karena diminta oleh dua orang yang sangat dia hormati, yaitu Cholid Ghoromah  selaku Direktur PT Persebaya Indonesia dan Saleh Ismail Mukadar selaku Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia.

"Saya tegaskan lagi, ini semua saya lakukan demi Persebaya dan masa depan pemain. Kasihan mereka selama ini dalam kondisi bingung. Tapi sekarang, saya minta pemain untuk fokus. Latihan yang bener karena kompetisi makin dekat," paparnya.

Sebagai arek Suroboyo, Gede mempunyai tanggung jawab moral agar Persebaya tetap eksis. Karena itu, Gede rela-rela saja konsorsium tidak mengembalikan uangnya karena mereka sudah mengibarkan bendera putih.

“Saya hanya minta didoakan saja agar bisa cari uang untuk Persebaya. Saya yakin, bila masyarakat Surabaya mendoakan saya maka uang itu akan datang dengan mudah,” yakinnya. (gk-31)



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait