thumbnail Halo,

PSMS Medan sejatinya punya modal yang baik pasca menuntaskan laga perdana Grup I dengan kemenangan 4-1 atas PS Bengkulu akhir pekan lalu.


LIPUTAN    NINA RIALITA     DARI    MEDAN    
Skuat PSMS Medan Divisi Utama PT Liga memutuskan untuk menafikan tuntutan mogok tanding dan tetap melanjutkan laga kedua Grup 1 melawan PS Bangka di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam,  Deliserdang, Kamis (14/2) sore. Afan Lubis dkk menegaskan bakal bertanding meski permintaan pembayaran gaji tidak bisa dipenuhi sesuai waktu (Rabu sore) yang diminta pemain dan pelatih. Hal ini terjadi, usai rapat dadakan yang digelar Rabu (13/2).
 
Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, sejatinya punya modal yang baik pasca menuntaskan laga perdana Grup I dengan kemenangan 4-1 atas PS Bengkulu akhir pekan lalu. Namun, kondisi psikilogis lantaran persoalan finansial di tubuh klub, dikhawatirkan mempengaruhi tim besuran Suimin Diharja ini. “Secara psikis pastilah akan menggangu. Tapi kami harapkan mereka (pemain) tetap profesional sejenak, dan mau meninggalkan masalah ini di mes atau rumah agar tetap fokus di lapangan,” ujar Suimin di Mes PSMS, Kebun Bunga.
 
Selain itu, PSMS juga tidak akan bermain fullteam layaknya di partai perdana, lantaran bek sayap kanan, Susanto masih dirundung cedera hamstring dalam laga lawan PS Bengkulu di babak kedua. Suimin mengatakan, alternatif pengganti Susanto sudah disiapkan di antaranya Dodi Rahwana, Rudi Hartono dan Andre Sitepu. “Susanto masih belum fit, akan ada perbedaan tanpa Susanto. Namun, ada beberapa pemain yang bisa mengisi kekosongan di posisinya. Ada Dodi, Rudi dan Andre. Nantinya siapa yang akan turun, akan kami lihat yang paling siap,” tegasnya.
 
Mantan arsitek Sriwijaya dan Persikabo ini mengungkapkan, di tengah persoalan non teknis yang melanda PSMS, skuatnya sudah siap secara teknik. Pihaknya sudah mensimulasikan persiapan melawan PS Bangka dalam latihan. Suimin mengaku tak tahu banyak kekuatan lawan yang akan dihadapinya kali ini, sama seperti melawan PS Bengkulu. “Memang informasi soal kekuatan PS Bangka tak banyak yang kami tahu. Kami hanya tahu mereka (PS Bangka) diperkuat tiga pemain asing,” papar mantan pelatih PSDS Deliserdang ini.
 
Sementara itu, kubu Laskar Tujuh Beruang-julukan PS Bangka, datang ke Medan dengan target mencuri poin. Pertandingan ini merupakan partai perdana tim tamu di Divisi Utam musim ini. Asisten Manajer PS Bangka, Mintra Jaya mengatakan sama halnya dengan PSMS, pihaknya juga belum tahu banyak perihal kekuatan tim tuan rumah. “Sejujurnya, kami buta dengan kekuatan PSMS, kami hanya mencari informasi lewat internet. Misalnya, PSMS punya trio Paraguay yang menurut kami wajib kami antisipasi. Namun, ini laga perdana buat kami dan sebisa mungkin kami mencuri poin. Kami tim promosi, sementara PSMS tim penuh pengalaman. Bisa pulang dengan satu poin saja juga merupakan prestasi buat  kami,” beber Jaya.
 
PS Bangka datang dengan semua pemain terbaiknya termasuk tiga pemain asingnya,  Adolfus Nagbe (Liberia), Rafael Dos Santos (Brazil), dan Marcel (Kamerun). Dari ketiga pemain ini, PS Bangka baru bisa memastikan dua pemainnya yang berhak turun di laga ini.  “Adolfus dan Rafael sudah bisa diturunkan karena sudah lama didaftarkan. Sementara Marcel kami harapkan bisa keluar pengesahannya malam sebelum laga,” ujarnya. Selain diperkuat pemain asing, dalam skuat PS Bangka juga ada sekira 30 persen pemain putra daerah Bangka. (gk-38)
 
 
Perkiraan Pemain
PSMS (4-2-3-1): Herman Batak (gk), Andre Sitepu, Hardiantono, Moise Dario Danolnado, Novianto; Afan Lubis (C), Alamsyah Nasution; Rinaldo, Edgard Rolon, Riko Simanjuntak, Alberto Sosa Morel.
Pelatih: Suimin Diharja
 
 PS Bangka (4-2-3-1): Imam Fadillah (gk), Suheri, Novrianto, Adolfo Nagbe, Hendra Gunawan; Rafael Dos Santos, Hendri Royasman; Mustaqiem, Jacksen Ohok, Yanuaris; Marcel.
Pelatih: Lapril AS


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait