thumbnail Halo,

Ada tiga hal yang membuat tiket gelang sukses di Arema, yakni ultra violet untuk cek keaslian, tidak bisa djual lagi, dan sanksi moral.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    
Arema Indonesia punya cara untuk mengatasi kebocoran tiket. Dimulai dari laga Arema melawan Persisam, Kamis (7/2), panpel melakukan terobosan dengan mengubah tiket masuk biasa menjadi tiket gelang. Meski prinsipnya sama saja dan hanya sekedar mengganti rupa, namun tiket gelang dipandang punya banyak kelebihan dibandingkan tiket biasa.

Pertama, untuk menghindari pemalsuan, petugas portir pintu masuk stadion Kanjuruhan memeriksa keaslian tiket dengan menyorotkan sinar ultaviolet kepada tiket.

"Kita sudah menandai tiket, sehingga keaslian tiket hanya bisa dicek melalui sinar ultra violet. Mirip memeriksa keaslian uang yang ada di toko-toko atau swalayan," ungkap ketua panpel Arema, Abdul Haris, kepada GOAL.com Indonesia.

Kedua, dengan adanya tiket gelang, penjualan tiket kembali dengan cara melemparkannya kepada penonton yang belum masuk diluar langsung tidak bisa, sebab, tiket akan segera dipasang ditangan begitu masuk ke stadion.

Ketiga, manajemen membidik sanksi moril bagi Aremania yang kedapatan tidak memakai gelang kertas.

"Aremania punya budaya untuk membeli tiket, namun tentu tetap ada beberapa orang yang biasa ingin cari 'enak' dengan masuk gratis dengan berbagai perantara. Nah, sanksi moril Aremania inilah yang kita bidik karena bagi yang tidak membeli tiket akan terlihat dipergelangan tangannya tidak ada apa pun, selama Arema main, jumlah orang-orang seperti ini terdeteksi dua sampai empat persen dari total 30.000 suporter," urai Haris.

Abdul Haris juga bercerita jika harga produksi untuk tiket gelang ini sampai tiga kali dari tiket biasa. Namun biaya mahal memang tidak dijadikan kendala kalau keuntungan yang bakal diraih Arema juga banyak.

"Tiket yang kita buat ini hampir sama dengan yang ada di pusat hiburan, terbuat dari bahan plastik yang anti air, sehingga dalam kondisi hujan tetap bisa terpakai," tutup Haris.

Sementara itu, media officer Arema Sudarmaji mengatakan, tiket gelang sukses diujicobakan dan terbukti bisa mengurangi angka kebocoran. Namun, sejauh ini dirinya juga menerima banyak masukan dari kalangan Aremania perihal tiket ini.

"Banyak Aremania yang memberi masukan, intinya mereka sangat antusias menyambut perubahan dari panpel ini. Keluhan seputar tiket ada pada nomor tiket untuk undian yang terlalu kecil, namun kita malam ini [Kamis, 7/2] akan melakukan diskusi dengan produsen. Semoga bisa cepat ada perubahan pada laga mendatang," kata Sudarmaji. (gk-48)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait