thumbnail Halo,

Roy Suryo akan membuat agenda khusus dengan Brunei untuk membahas persepakbolaan di kedua negara.


OLEH    DONNY AFRONI

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Roy Suryo akan mengagendakan pembicaraan khusus dengan Brunei Darussalam mengenai pengalaman negara tersebut ketika mendapat sanksi dari FIFA.

Menpora sudah bertemu dengan duta besar Brunei untuk Indonesia Dato Mahmud Saidon kemarin di kantor Kemenpora. Dalam pertemuan itu, sempat disinggung mengenai persepakbolaan Brunei selama dan setelah disanksi FIFA.

Hanya saja, Menpora menganggap pembicaraan itu tidak maksimal, karena waktu yang sangat singkat, dan lebih terfokus membahas masalah kepemudaan. Karena itu, Kemenpora akan mengagendakan pertemuan khusus membahas persepakbolaan yang dialami Brunei dan Indonesia.

“Saya membicarakan permasalahan sepakbola Indonesia dengan dubes Brunei di pertemuan itu. Brunei sudah punya pengalaman dengan sanksi FIFA. Karena itu, kami ingin sharing masalah ini,” ujar Roy.

“Dari pengamatan dan analisa sementara, setelah Brunei mendapat sanksi dari FIFA, ternyata perkembangan sepakbola di negara itu lebih bagus. Ini akan menghilangkan asumsi jika negara yang pernah kena sanksi FIFA bakal terpuruk, tapi justru bisa bangkit. Nanti kami agendakan tersendiri untuk membahas hal ini.”

Seperti diketahui, FIFA telah memberikan batas waktu sampai Maret kepada Indonesia untuk menyelesaikan konflik persepakbolaan di negara ini. Jika tidak, maka sanksi akan diberikan induk organisasi sepakbola dunia tersebut.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait