thumbnail Halo,

Beberapa pemain sudah menjalin kontak dengan klub lain.


LIPUTAN  FAHRI RAYYANA     DARI  SURABAYA    
Persebaya Surabaya terancam eksodus pemain. Ini menyusul belum adanya titik terang penyelesaian di tubuh tim berjuluk Bajul Ijo ini. Ya, beberapa pemain tak bisa menampik keresahan yang dialami.

"Hati kami masih di Persebaya. Tapi kalau situasi masih terus seperti ini, bagaimana?" tanya salah satu pemain yang minta identitasnya tak disebutkan.

Pemain ini tak menampik bisa saat ini dia sudah melakukan komunikasi dengan klub lain.

"Bukan saya yang memulai lho. Tapi mereka yang hubungi saya. Mungkin baca berita situasi Persebaya seperti ini," lanjutnya kepada GOAL.com Indonesia.

Akar persoalan di Persebaya adalah belum dikembalikannya dana talangan Gede Widiade oleh konsorsium. Pengusaha properti di Jakarta ini memang memiliki perjanjian khusus dengan konsorsium saat ditunjuk jadi CEO Persebaya di mana Gede tak akan digaji tapi sekaligus disuruh menalangi kebutuhan Persebaya.
"Darah Arek Suroboyo yang membuat saya menerima tantangan tersebut.  Tapi dengan syarat talangan akan saya berikan sampai akhir Januari. Setelah itu dikembalikan dan saya pakai nalangi kebutuhan Persebaya lagi," tandas Gede.

Sayang, sampai Januari lewat belum ada pembayaran dana talangan yang nilainya mencapai Rp9 miliar. Alhasil, pemain Persebaya diliburkan latihan sejak 5 Januari lalu.

"Saya tak membantah ada keresahan di kalangan pemain. Saya minta sabar dulu," tukas Gede. (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait