thumbnail Halo,

Gusnul menyayangkan kepergian Danilo.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  BOJONEGORO    
Tanpa alasan konkret, para pemain asing yang mengikuti seleksi di Persibo Bojonegoro, satu-persatu meninggalkan tim. Terakhir adalah sosok Danilo Fernando, yang sempat bergabung mengikuti latihan bersama tim. Sebuah tindakan, yang lantas disayangkan oleh pelatih kepala Persibo Bojonegoro, Gusnul Yakin.

"Sangat disayangkan kalau Danilo akhirnya harus angkat koper, karena merasa tidak didekati oleh manajemen Persibo. Ia cuma dua hari berada di sini, kemudian pulang karena merasa tidak ada kejelasan," ujar Gusnul Yakin kepada GOAL.com Indonesia.

Gusnul mengatakan, meskipun usia Danilo saat ini sudah tidak lagi muda, namun skill dan staminanya dinilai masih cukup mumpuni. Saat ini, tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut hanya ‘menyisakan’ dua legiun asing yang masih bertahan dalam mengikuti seleksi, yakni Han Ji Ho asal Korea Selatan dan Erik Beyami dari Kamerun.

"Mereka pulang sendiri, bukan dipulangkan. Saya berharap, manajemen segera mencari pemain asing lagi untuk mengikuti seleksi. Bukan hanya pemain asing, tapi juga tambahan pemain lokal berkualitas. Sebab paling tidak, penyesuaian pemain membutuhkan waktu sekitar sepekan," lanjutnya.

Selain Danilo, beberapa pemain asing lain yang juga meninggalkan seleksi di Persibo adalah Amir Varizi asal Iran, Cyril Tchana dari Kamerun, Sanogo berkebangsaan Belgia, dan Bationo Germain dari Burkina Faso. Namun dari semuanya, hanya kepergian Danilo yang tampaknya disesali oleh Gusnul.

Sementara itu, di lain perkembangan, mantan manajer timnas Indonesia Habil Marati, yang sebelumnya diisukan bakal membeli saham Persibo Bojonegoro, mengakui telah melakukan pemantauan kondisi Persibo langsung ke Bojonegoro.

“Saya berharap, proses [akuisisi saham Persibo] sudah bisa rampung dalam pekan ini. Mengenai kandang Persibo tetap di Bojonegoro, tidak pindah," tegas Habil Marati.

Sebelumnya, media officer Persibo Bojonegoro Imam Nurcahyo membeberkan, jika utusan Habil Marati sudah pernah melakukan pembicaraan mengenai rencana pembelian saham Persibo dengan manajemen.

"Kedatangannya [utusan dari Habil Marati] untuk melihat kondisi Persibo, termasuk menyangkut keuangan. Tapi belum ada kesepakatan, meski ada rencana Habil Marati akan membeli saham Persibo," jelas Imam saat itu.

Penjelasan Imam, dikuatkan oleh pernyataan wakil bupati Bojonegoro Setyo Hartono. Ia juga membenarkan, bila Habil Marati berencana akan membeli saham Persibo. Bahkan, yang bersangkutan sudah pernah melakukan komunikasi dengan pihak Pemkab Bojonegoro, mengenai rencana pembelian saham Persibo tersebut.

"Kalau rencana awalnya sih, saham yang akan dibeli sekitar 25 persen. Kami sendiri sangat mendukung pembelian saham itu, apalagi kalau bisa saham yang dibeli mencapai 95 persen. Itu akan lebih bagus," tutur Setyo.

Persibo sendiri terancam kesulitan dana dalam menghadapi AFC Cup dan Indonesia Primer League (IPL) musim 2013. Hal itu dikarenakan, mereka telah menganggarkan dana sedikitnya sekitar Rp10 miliar untuk bisa mengarungi dua ajang tersebut. Tapi menurut perkiraan manajemen Persibo, mereka hanya akan mendapat kucuran dana dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebesar Rp4 miliar. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait