thumbnail Halo,

Sartono tak ingin menghubungkan kekalahan kali ini dengan absennya sosok pilar andalannya di lini depan, Ferdinand Sinaga.


LIPUTAN     HAMZAH ARFAH    DARI      LAMONGAN    
Pelatih Persisam Samarinda Sartono Anwar mengakui, jika permainan yang diperagakan para pemainnya kurang begitu berkembang, kala meladeni tantangan tuan rumah Gresik United di Stadion Petrokimia, Minggu (3/2). Dalam laga ini, tim berjuluk Pesut Mahakam tersebut takluk 1-2 atas Gresik United.

“Terutama pada babak pertama, di mana para pemain tidak bisa mengembangkan permainannya. Itu yang membuat kami harus kebobolan dua gol. Murni, karena skema permainan para pemain kami yang gagal berkembang,” ungkap Sartono Anwar dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Benar saja, pada babak pertama gawang Persisam yang dikawal oleh Usman Pribadi harus bobol dua kali. Bahkan, saat pertandingan baru berjalan dua menit, mereka sudah kemasukan gol yang diciptakan oleh Agus Indra Kurniawan. Sedangkan satu gol Gresik United lainnya, disumbang oleh Matsunaga Shohei pada menit ke-36.

“Pada babak kedua, kami mulai bisa lebih berkembang. Para pemain sudah mulai tahu letak posisi bermainnya. Sehingga kami berhasil mencetak satu gol, meski pada akhirnya kami kalah juga,” jelas mantan arsitek Persibo Bojonegoro tersebut.

Di interval kedua, Persisam sukses memperkecil ketertinggalan melalui Richard Annoure Obiora, tepatnya pada menit ke-73. Sayangnya setelah gol ini, tidak ada lagi gol susulan dari skuat Persisam, minimal untuk menyamakan kedudukan. Sartono juga tak ingin menghubungkan, kekalahan kali ini dengan absennya sosok pilar andalannya di lini depan, Ferdinand Sinaga.

“Tidak ada hubungannya kekalahan kali ini, dan banyaknya peluang yang gagal dijadikan gol karena absennya salah satu pemain. Ia (Ferdinand Sinaga, red) memang pemain senior, tapi bukan berarti kami tergantung pada salah satu pemain. Itu yang tidak boleh terjadi, sebab tidak semua pemain cadangan itu kualitasnya kurang bagus. Semua harus berjalan pada satu kesatuan, tak ada pembeda-bedaan,” papar Sartono.

Walhasil, sampai dengan peluit panjang dibunyikan oleh wasit, tanda berakhirnya pertandingan. Skor 2-1 bagi kemenangan tuan rumah Gresik United tak berubah, sekaligus memupus mimpi Persisam kembali menorehkan hasil positif di laga away-nya.

“Kita syukuri saja. Meski kami kalah, yang penting tak ada pemain kami yang cedera dalam laga kali ini. Sebab pertandingan ini berjalan dengan fair play. Ini modal penting jelang lawan Arema,” pungkasnya. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait