thumbnail Halo,

Suarakan Tritura Bonek bagi penyelesaian Persebaya.


LIPUTAN     FAHRI RAYYANA    DARI     SURABAYA    
Makin tidak jelasnya masa depan Persebaya mendapat reaksi keras bonek. Suporter fanatik Persebaya ini lakukan aksi penyegelan mess Persebaya di Jl Karanggayam 1 Surabaya, Kamis (31/1). Bonek akan menduduki mess bajul ijo sampai ada titik terang penyelesaian Persebaya. 

"Kami akan tetap menginap di sini sampai tuntutan kami agar konflik ini selesai," kata Andi Peci, koordinator aksi.

"Besok (Jumat, red) kami akan bergerak ke kantor Walikota Surabaya," tandasnya.

Tak hanya menduduki mess Persebaya Surabaya, Bonek juga suarakan tiga tuntutan kepada manajemen. Tritura Bonek (Tri Tuntutan Rakyat Bonek) menjadi inti dari aksi mereka ini. 

"Pemilik saham PT Persebaya Indonesia (PT PI) dan PT Pengelola Persebaya Indonesia (PT PPI) harus bertanggung jawab atas konflik yang membuat tim Persebaya digantung tanpa kejelasan.

Sebagaimana diketahui, klub Persebaya sejatinya dimilki oleh PT PI. Sebesar 50 persen dari saham tersebut dipegang oleh Saleh Ismail Mukadar, 30 persen milik Cholid Ghoromoah dan sisanya milik dari klub-klub internal yang bernaung di bawahnya. Sementara I Gede Widiade yang menjadi Plt CEO PT PPI, sejatinya penyewa hak pengelolaan Persebaya untuk berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL).

"Kita tidak menyerang secara individu tapi pemilik sahamnya," tegas Andi.

Masih menurut Andi, yang kedua, Bonekmania meminta dengan tegas tidak ada politisasi dalam manajemen Persebaya.

Sementara yang menjadi hal terakhir dari tuntutan Bonekmania tersebut, mereka meminta agar walikota Surabaya, Risma Tri Maharani, turun tangan dalam persoalan ini. "Walikota kami minta turun tangan untuk memediasi semua pihak," tambahnya. (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait