thumbnail Halo,
Markus Haris Maulana Harus Kembalikan Uang Tanda Jadi

Markus Haris Maulana Harus Kembalikan Uang Tanda Jadi

Nina Rialita

Yohana Pardede menjelaskan Markus sudah memberitahukan soal pengunduran dirinya via SMS, Minggu malam.


LIPUTAN    NINA RIALITA    DARI     MEDAN    
Pengunduran kiper PSMS LPIS, Markus Haris Maulana disetujui Manajemen dengan syarat. Sang pemain harus mengembalikan uang tanda pengikat (bukan kontrak) sebesar Rp15 juta yang diterima di awal deal negosiasi. Markus dikabarkan sepakat dengan hal ini untuk memuluskan langkahnya bergabung dengan klub promosi IPL, Persepar Palangkaraya.

Manajer PSMS, Yohana Pardede menjelaskan Markus sudah memberitahukan soal pengunduran dirinya via SMS, Minggu malam. Yohana menyebutkan pengunduran diri Markus terbilang bagus, karena Markus sudah beberapa kali absen latihan dengan alasan berbeda-beda.

"Markus beberapa kali izin lewat SMS dengan alasan sakit dan cedera rupanya tarkam. Dia dan pemain lain kan sama-sama bergaji, tapi dia latihan seminggu sekali sementara yang lain setiap hari," ujarnya usai memantau latihan skuat PSMS LPIS di Kebun Bunga, Kamis (31/1).

Dengan status pengunduran diri ini, lanjutnya Markus harus mengembalikan uang tanda jadi sebesar Rp15 juta yang sudah diterimanya di awal saat sepakat membela PSMS. "Dia akan kembalikan uang Rp15 juta, dia minta tenggat waktu, minggu depan katanya," ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Persepar Palangkara, Veky Pangendaheng yang dihubungi dari Medan, menjelaskan pihaknya serius mendapatkan Markus Haris Maulana. Namun, hingga saat ini pihaknya dan Markus belum menemukan kata sepakat seratus persen.

"Bisa dibilang sudah 90 persen Markus akan bersama Persepar. Memang, belum resmi. Masih ada pembicaraan yang sedikit belum tuntas, yakni soal harga," ujarnya.

Veky menambahkan pihaknya optimis mendapatkan mantan kiper timnas tersebut. "Kami baru saja komunikasi, kami yakin dalam pekan ini semua urusan beres," timpalnya.

Dia mengungkapkan, manajemen Persepar punya alasan tersendiri mengapa ingin merekrut kiper kelahiran Pangkalan Brandan, 1982 ini. Meski karir sang pemain sempat redup satu musim terakhir 2011/12 di PSMS ISL (putaran pertama) dan PSMS IPL (putaran kedua). Mantan kiper Persib dan Persik ini juga tak lagi masuk skuat timnas.

"Kami melihat sosok Markus masih punya kualitas dan punya nama. Bagi kami, dia masih salah satu kiper terbaik di Indonesia. Harapan kami, negosiasi berjalan lancar," ungkapnya.

Markus yang dikonfirmasi masih enggan membeberkan klub pelabuhan terakhirnya musim ini. "Masih no comment dululah ya, hehehe. Masalah aku nanti main di mana, kan nanti tahu sendiri," ujar Markus.. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait