thumbnail Halo,

"Secara pribadi saya sangat memikirkan kondisi para pemain," kata Mesak Maribor.


OLEH MUHAMMAD RUFFY
Timnas Indonesia akhirnya tetap bakal melakoni laga persahabatan melawan Yordania. Hal tersebut setelah skuat merah-putih akan tetap berangkat ke Amman pada Rabu [30/1] dini hari nanti pukul 00.15.

Partai nanti merupakan laga uji coba terakhir Indonesia sebelum melakoni laga perdana Grup C Pra-Piala Asia 2015 melawan Irak 6 Februari nanti.

"Secara pribadi saya sangat memikirkan kondisi para pemain. Pasalnya waktu istirahat bagi para pemain sangat sedikit. Saya khawatir kondisi fisik mereka tidak benar-benar siap untuk menghadapi Yordania," kata manajer timnas, Mesak Maribor.

Mesak mengaku kecewa karena sebelumnya laga tersebut dikatakan telah batal karena timnas gagal berangkat sesuai rencana semula, yakni 28 Januari. Jika laga tetap akan dilakukan pada 31 Januari maka hal itu akan membuat para pemain kurang istirahat karena proses recovery idealnya membutuhkan waktu setidaknya dua hari.

Ia mengaku akan meminta para pengurus PSSI untuk mengundurkan jadwal bertanding menjadi tanggal 1 Februari. "Karena kalau pertandingan dilakukan tanggal 31 Januari, kondisi fisik para pemain akan sangat dipertaruhkan. Pasalnya tanggal 6 Februari kami harus kembali melakoni laga yang jauh lebih penting melawan Irak," tambahnya.

Hal yang sama juga diungkapkan pelatih timnas Nil Maizar. Ia juga mengeluhkan jadwal laga uji coba tersebut. "Kalau secara tim tidak akan maksimal untuk melawan Yordania pada 31 Januari karena ini menyangkut recovery. Tapi pengurus mengharuskan berangkat. Jadi tidak ada pilihan lain," kata Nil.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait