thumbnail Halo,

Pemain naturalisasi Raphael Maitimo masih berharap pertandingan dimainkan di atas tanggal 31 Januari.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Skuat timnas senior mengeluhkan jadwal keberangkatan ke partai uji coba lawan Yordania dua hari sebelum tanding 31 Januari. Andik Vermansyah dkk berangkat dari Medan, Selasa (29/1) sore.

Kapten Timnas Wahyu Wijiastanto yang ditemui di Hotel Saka sebelum keberangkatan, mengatakan baru tahu jadwal jadinya timnas uji coba Selasa pagi usai latihan di Stadion Mini USU.

"Ya kami enggak tahu, kemarin juga infonya batal. Sore semalam kami dikasih tahu akan berangkat Sabtu nanti. Tapi tadi pagi dikasihtahu mendadak juga kami berangkat pas latihan. Kami juga enggak tau permasalahannya dimana. Yang penting kami siap saja," ujarnya.

"Kalau kita mau jujur ini juga enggak bagus. Saya bicara sebagai pemain dan biasanya kami berangkat mau tanding tiga hari sebelum tanding. Di Semen Padang juga gitu  baru beberapa hari sudah harus datang. Ini karena perjalanan jauh juga pasti memperpengaruhi pertandingan," ucap pemain Semen Padang ini.

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya sulit bagi pemain bermain bagus. Ditambah lagi, menurut Wahyu pengurus timnas tidak sepenuhnya mengerti.

"Bagaimana mau main bagus, kondisinya tidak mendukung. Orang enggak tahu kondisi di dalam. Kenyataan seperti ini. Pengurus jalan makan (sambil menunjuk seorang pengurus PSSI), orang enggak tahu kayak apa. Tapi ya namanya pemain, bagaimana kondisinya harus bermain sebaik mungkin," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Andik Vermansyah yang mempermasalahkan masalah jetlag. "Terus terang jetlag, dan sangat membutuhkan waktu yang lama untuk recovery.  Pengalaman saya di Amerika Serikat, jetlag sangat memnggangu pernafasan, dan istirajat. Kalau berangkat sekarang, bakal kurang maksimal lawan Yordania. Tapi ya kami fokusnya lawan Irak," ungkap pemain Persebaya ini.

Sementara itu, Okto Maniani mengatakan keberangkatan ini menggangu stamina. "Terganggu ya terganggu. Karena waktu yang disediakan tidak pasti. Tapi akhirnya mau bagaimana lagi. Ini keputusan pengurus dan kita siap berangkat. Kita pemain kan siap sedia, keputusan kan ada di pengurus," timpalnya.

Pemain naturalisasi Raphael Maitimo masih berharap pertandingan dimainkan di atas tanggal 31 Januari. "Saya belum yakin pertandingan akan dimainkan tanggal 31. Karena kami butuh waktu yang lebih untuk istirahat. Jadi kalau saya disuruh milih lebih baik pertandingan di awal Februari tanggal satu dan dua Februari," tuturnya.

"Tapi semua tergantung masing-masing pemain bagaimana menjaga kondisi fisiknya. Namun memang  akan lebih baik kalau berangkat semalam," tegasnya.

Hendra Bayau juga menyoalkan faktor kelelahan. "Pasti kelelahan, cuma mau bagaimana lagi sudah begitu keputusannya," ujar wingback timnas ini. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait