thumbnail Halo,

Nil Maizar menjelaskan, pihaknya terus berbenah menutup kekurangan tim untuk menghalau serangan sayap lawan.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Skuat timnas Indonesia Pra Piala Asia 2015 terus mencoba mengenali kekuatan tim lawan di Grup C, Irak. Satu di antaranya adalah apiknya skema serangan Irak yang digalang dari sayap.

Pelatih timnas Nil Maizar menjelaskan, pihaknya terus berbenah menutup kekurangan tim untuk menghalau serangan sayap saat berhadapan dengan Irak, 6 Februari 2013 mendatang.

"Kami melihat sayap Irak itu bagus, kedua wing-back-nya bagus suka masuk ke dalam dan overlap juga. Ada pemain nomor tujuh dan nomor enam sering masuk ke dalam, dan sering nyetak gol itu yang nomor tujuh," ujarnya saat ditemui GOAL.com Indonesia di Hotel Saka, Minggu (27/1).

Nil sudah menggembleng skuat timnas dalam latihan Minggu sore hari di Stadion Mini USU setelah membatalkan latihan pagi di Stadion TD Pardede.

"Kami harus menjaga pergerakan itu. Gelandang harus muncul membackup itu [pergerakan sayap Irak]," timpalnya.

Persoalan timnas memang pelik dengan skuat apa adanya, semua lini dituntut berbenah. Khusus di lini tengah, uji coba lawan Semen Padang pekan lalu menjadi tolak ukur bahwa lini tengah masih jauh dari harapan, timnas tidak punya gelandang bertahan dan playmaker yang mumpuni.

"Semua sudah dilatih, hanya kadang lupa. Di tengah ada Mofu [Venri], juga Taufik. Persoalannya kalau kubu lawan seperti pemain Irak ada dua, timnas kita harus tiga orang menjaga. Ini harus sudah disiplin menjaga posisi untuk halau serangan itu. Misalnya, pas dapat bola pemain lempar bola tidak ada tujuan, malah dapat lawan dan diserang lagi. Ini sudah kita koordinasikan antar lini perlini," bebernya.

Juga di lini belakang, bek sayap kanan yang ditempati Nopendi diakui Nil tampil hilang fokus saat lawan Semen Padang. Nil berharap bisa memindahkan Raphael Maitimo ke bek sayap kanan dan Novan Setya di kiri, sedangkan di bek tengah ada Wahyu Wijiastanto serta Hamdi Ramdan. Sayangnya, Hamdi Ramdan masih cedera di jari kaki.

"Iya Nopendi kehilangan konsentrasi saat itu. Selain Nopendi, kita masih punya Syaiful Indra. Kami hanya memanfaatkan apa yang ada, seandainya Hamdi Ramdan bisa duet dengan Wahyu di tengah belakangan, maka Raphael bisa digeser ke kanan. Kondisi Hamdi sudah mulai bagus. Kalau sudah kering [luka di jari] sudah bisa main," ujarnya.

Sejatinya, Nil masih punya opsi di bek sayap dengan masuknya Stevie Bonsapia (Persipura) yang tiba di Medan Sabtu malam dan sudah ikut bersama tim Minggu sore.

"Tapi direkondisi lagi. Secara umum saya sudah tahu permainannya, dia sempat main di SEA Games. Kita lihat dulu kondisinya, bisa apa tidak kerja sama dengan tim.  Kalau layak akan dimainkan," tutur Nil.

Untuk lini depan, Nil berharap banyak pada Agung Supriyanto dan Mario Aibekop.

"Ada beberapa opsi, ada pilihan soal formasi lini depan. Kami mainkan Andik dan Mofu lawan Semen Padang ternyata tidak sesuai dengan keinginan. Kayaknya normal Mario dan Agung. Andik lebih nyaman di wing dengan speed. Agung dan Mario bagus, hanya butuh jam terbang," ungkapnya.

Kini ada 28 pemain yang ikut pemusatan latihan di Medan. Semua pemain akan ikut diberangkatkan.

"Manajer tidak mau ada pemain yang tinggal. Manajer tanggung jawab," lanjutnya.

Sementara itu, Sarman Panggabean, Pemandu Bakat PSSI mengatakan kendala di timnas adalah ada posisi kosong di tengah dan pemain kesulitan menempatkan posisi.

"Rata-rata pemain sekarang ini tidak mengerti strategi saat menyerang dan mundur tidak tahu posisi. Saat mundur yang fatal, diambilalih lawan, itu terjadi berkali-kali. Kalau kita pemain nasional sudah tahu breaker itu mana tidak harus dari pelatih sudah tahu," ujarnya di Hotel Saka.

Untuk mengantisipasi lemahnya lini tengah, Sarman menjelaskan posisi Andik (Vermansyah) yang sempat dijadikan striker lawan Semen Padang dikembalikan ke gelandang sayap.

"Di tengah kopong sekali, Andik (Vermansyah) kembalikan ke gelandang. Namun,  di kiri pendamping dia secara diagoniali naik dan turun, belum ada. Saya ingin Kurniawan (U-23). Semoga bisa diambil," pungkasnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait