thumbnail Halo,

Suharno berharap, anak asuhnya mampu memotivasi diri dan bisa bermain lepas.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  GRESIK    
Mengusung misi melanjutkan tren positif, usai menaklukkan Persiba Balikpapan di laga tandang, Gresik United mengisyaratkan bakal melakukan rotasi pemain saat meladeni tantangan tuan rumah Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Minggu (27/1) mendatang.

Hal itu diungkapkan pelatih Gresik United Suharno. Ia mengatakan, rotasi akan dilakukannya saat melawat ke kandang tim berjuluk Laskar Antasari tersebut, lantaran stok pemain yang dibawa ke Banjarmasin kali ini cukup melimpah, dan semua pemain berada dalam kondisi bagus.

"Rotasi akan kami lakukan, mengingat saat ini semua pemain berada dalam kondisi prima. Namun, untuk formasi dan line-up akan menyesuaikan keadaan di lapangan nanti," ujar Suharno seperti dilansir dalam situs resmi klub.

Untuk meladeni tantangan Barito Putera, Suharno juga memanggil tiga pemain tambahan, yang sebelumnya tidak bergabung bersama skuat saat menghadapi Persiba Balikpapan. Mereka adalah Adi Suhendra (stopper), Wismoyo Widhistio (wing-back), dan Indra Setiawan (striker), sehingga membuat jumlah skuat Gresik United sekarang menjadi 21 pemain.

"Dari sisi mentalitas, anak-anak semakin  percaya diri, khususnya setelah dapat menumbangkan Persiba Balikpapan di kandangnya sendiri dengan cara heroik. Meski tertinggal terlebih dulu, tapi kami mampu membalikkan keadaan dan unggul hingga akhir pertandingan," tutur Suharno.

Namun misi melanjutkan tren positif tersebut dipastikan takkan berjalan mudah, sebab meski berstatus sebagai tim promosi Indonesia Super League (ISL) musim ini, Barito Putera telah membuktikan kapasitasnya.

“Arema saja kalah 1-0 dari mereka [Barito Putera]. Tak hanya itu, mereka juga sukses mendapat dua poin dari dua laga tandang, salah satunya menahan imbang Sriwijaya FC di Jakabaring. Itu membuktikan, kekuatan mereka tidak bisa dipandang remeh, meski mereka tim promosi ISL musim ini,” ungkapnya.

Meski demikian, mantan arsitek Arema pada musim lalu ini mengaku, sudah mempelajari kekuatan anak asuh Salahudin tersebut dari laga-laga sebelumnya. Ia pun menyatakan, bila skuatnya sudah siap meladeni tantangan Barito di Stadion Demang Lehman.

"Motivasi para pemain Barito Putera sangat tinggi saat ini. Kuncinya, serangan baliknya maupun permainan cepatnya harus segera diantisipasi, agar tidak sampai masuk ke jantung pertahanan. Sebelum masuk ke daerah pertahanan, sebisa mungkin alur bolanya harus segera dipotong," papar Suharno.

Ia berharap, anak asuhnya mampu memotivasi diri dan bisa bermain lepas, seperti saat meladeni tantangan Persiba Balikpapan kemarin. Tak hanya itu, Suharno juga mewaspadai duet lini depan Barito yang dihuni oleh Yongki Aribowo dan Djibril Coulibaly, di mana nama terakhir malah menjadi penentu kemenangan Barito atas Arema.

"Tim Barito Putera termasuk tim yang kuat, solid dan tangguh. Sebab, di sana ada Coulibaly dan Yongki, yang wajib diwaspadai. Mereka berdua, mempunyai kecepatan dalam melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan. Mereka juga punya pola permainan pendek-cepat dan mengandalkan serangan balik. Mudah-mudahan, pada laga nanti kami bisa mencuri minimal satu poin," tutup pelatih asal Malang tersebut. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait