thumbnail Halo,

Jumlah tunggakan yang harus dibayar Persela mencapai lebih dari Rp780 juta.


LIPUTAN  FAHRI RAYYANA     DARI  SURABAYA    
Meninggalnya Miroslav Janu dipastikan akan menjadi sorotan sepakbola dunia. Bukan hanya statusnya sebagai pelatih asing asal Republik Ceko, tapi juga menyangkut urusan finansial. Ternyata, sampai menghembuskan nafas terakhir, gaji Janu belum diberesi Persela Lamongan, klub yang ditanganinya musim lalu.

Keluhan ini, sudah disampaikan Janu sejak kali pertama menggelar seleksi bagi Persebaya Divisi Utama (DU), 25 Oktober 2012 lalu. Saat itu, menurut Janu, jumlah tunggakan yang harus dibayar Persela mencapai lebih dari Rp780 juta.

"Lamongan minta saya balik kesana, tapi mereka tidak mau bayar gaji saya," tutur Janu kepada wartawan saat itu.

"Mereka tidak mau angkat handphone. Tidak mau komunikasi. Mereka bohong di koran, mereka bohong ke La Mania," lanjut mantan pelatih Arema ini.

Andi Darussalam Tabusalla (ADT) yang mendengar kabar ini mengaku prihatin.  Pria yang dikenal dekat dengan Janu ini berjanji akan segera mengurusnya.

"Untuk gaji di Persela, saya yang akan mengurus. Sebab, saya yang bawa Janu ke sana," tutur Tabusala saat melayat di RS Islam Jemursari, Kamis (24/1). (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait