thumbnail Halo,
Persebaya DU: Miroslav Janu Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Persebaya DU: Miroslav Janu Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Hamzah Arfah

Bambang menyatakan, Janu meninggal dunia pada hari ini, Kamis (24/1).


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  SURABAYA    
Dunia persepakbolaan nasional kembali berduka, lantaran Miroslav Janu yang terakhir kali tercatat aktif sebagai pelatih kepala Persebaya yang bakal berlaga di pentas Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia, meninggal dunia.

Kabar mengenai meninggalnya Janu dibenarkan oleh manajer tim Persebaya DU Bambang Pramukantoro. Ia menyatakan, pelatih berkebangsaan Rep Ceko tersebut meninggal dunia pada hari ini, Kamis (24/1), akibat serangan jantung.

"Saya baru saja bertemu dengan dokter yang menanganinya langsung. Kata dokter, meninggalnya pukul 12.21 WIB, karena serangan jantung," ujar Bambang Pramukantoro kepada para wartawan.

Miroslav Janu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Terkait dengan kejadian sebelum meninggalnya Janu, Bambang menceritakan bila pada pukul 10.40 WIB, Janu sempat mengeluh mengalami sesak nafas.

“Dia [Miroslav Janu] sempat minta tolong kepada penjaga apartemen Arya Duta [tempat di mana Janu tinggal]. Lalu Janu diantarkan ke rumah sakit, dan kemudian sempat mendapat pertolongan alat bantu pernafasan. Sayang, nasib berkata lain, dan kami berduka atas kepergiannya,” katanya dengan nada sedih.

Sementara asisten Miroslav Janu di Persebaya DU, Hengky Oba, mengatakan, bila ia dan Tony Ho [asisten pelatih Persebaya DU lainnya], sempat mendengar kata terakhir yang diucapkan Janu sebelum menghembuskan nafas terakhir.

"Saya tidak mau mati di sini, itu yang sempat diucapkan oleh Janu sebelum meninggal. Saat datang ke rumah sakit, dia masih sempat ngomong seperti itu," tutur Hengky Oba.

Sedangkan kedua mata Tony Ho masih tampak sembab. Ia rupanya sangat kehilangan sosok sahabat, sekaligus partnernya dalam melatih. Tony Ho menjelaskan, bila sepengetahuan dirinya, Janu tak memiliki riwayat sakit jantung.

"Saya sangat kehilangan sosok seorang sahabat, sekaligus mentor dalam kepelatihan. Saya sempat dengar dari Pak Amran, kalau Janu mengeluh sesak nafas. Saya langsung naik taksi ke rumah sakit. Saya sangat kaget dan terpukul, karena setahu saya, Janu tidak memiliki riwayat penyakit Jantung," ungkap Tony Ho.

Sedangkan dokter jaga Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya dr Nurul Imaniyati memastikan, Janu meninggal sekitar pukul 12.21 WIB. Tapi ketika dikonfirmasi lebih lanjut terkait proses penanganan dan selama Janu mendapatkan perawatan, ia enggan membeberkan secara rinci.

"Untuk lebih lanjutnya, besok akan ada keterangan dari manajemen dan jajaran direksi," terang dr Nurul.

Sebelum menangani tim Persebaya DU yang bakal menjalani musim 2012/13, Miroslav Janu juga sempat melatih beberapa klub lain di Indonesia, seperti Persela Lamongan, Arema Indonesia, PSM Makassar, dan Persigo Gorontalo.  (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait